Rabu, 23 Syawwal 1440 / 26 Juni 2019

Rabu, 23 Syawwal 1440 / 26 Juni 2019

Pesta Kemenangan Khabib dan Kemarahan Sang Ayah

Senin 08 Okt 2018 19:16 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor jual beli pukulan pada laga UFC 229 di Las Vegas, Sabtu (8/10) waktu setempat.

Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor jual beli pukulan pada laga UFC 229 di Las Vegas, Sabtu (8/10) waktu setempat.

Foto: John Locher/AP
Ayah Khabib berjanji akan menghukum putranya.

REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS -- Kemenangan Khabib Nurmagomedov atas Conor McGregor dalam pertaruhan gelar juara Ultimate Fighting Championship (UFC) disambut oleh rakyat di Dagestan. Seperti dikutip BBC, Senin (8/10), warga di Dagestan yang tempat kelahiran Khabib, turun ke jalan bersorak merayakan kemenangan Khabib.

Mereka berpawai menggunakan mobil dan memenuhi alun-alun kota sambil meneriakkan kata, "Khabib, Khabib, Khabib". Tak hanya di wilayah asalnya, pujian terhadap Khabib juga mengalir lewat media sosial dari berbagai negara, terutama kalangan Muslim.

"Before the fight KHABIB said "InshaAllah i'll beat your boy" and he beats Conor McGregor at UFC. 27-0 wow man of his words. Proud of him," tulis salah seorang warganet dengan akun SkFirdos.

Pertarungan Khabib dan McGregor digelar di Las Vegas, AS, pada Sabtu (6/10) waktu setempat. Khabib merupakan warga Rusia pertama yang menjuarai UFC. Kemenangannya atas McGregor memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 27-0.

Namun, kemenangan itu dicederai dengan kericuhan pascapertandingan. Khabib meloncati ring lalu bertengkar dengan tim dari McGregor. Ia seperti tak kuat lagi menahan amarah atas ledekan yang dilayangkan kubu McGregor. Sementara, seorang berkaus merah tampak terlihat masuk ke dalam ring lalu memukul McGregor.

Petugas mencoba melerai pertikaian di luar ring tersebut dan mengawal Khabib keluar. Tak ada pengumuman atau prosesi penyerahan sabuk juara seperti pertandingan tarung bebas pada umumnya.

Ketika ditanya apa yang menyebabkan ia marah, Khabib menyebut soal ketegangannya dengan McGregor menjelang pertarungan serta serangan bus pada April lalu. "Orang-orang bicara tentang mengapa saya melompat dari ring," kata Khabib.

"Saya juga manusia, bagaimana soal ia (McGregor) bicara tentang agama saya, tentang negara, tentang ayah, ia (McGregor) datang ke Brooklyn lalu merusak bus, hampir saja menewaskan satu pasangan, bagaimana tentang ini?" ujar Khabib seperti dikutip RT.

Dalam konferensi pers bersama, McGregor kerap memprovokasi Khabib. Salah satunya dengan memberikan wiski. Namun, Khabib menolak minum karena dia adalah seorang Muslim.

Meski banyak yang membelanya, ayah Khabib menyayangkan sikap brutal putranya tersebut usai pertandingan. Abdulmanap kepada televisi Rusia mengatakan, akan memberikan pelajaran keras dan sanksi ke putranya tersebut.

"Kita harus memiliki sikap disipilin dan tenang," ujarnya kepada Channel One TV. "Di dalam ring kalian bisa melakukan apa pun yang kalian suka. Tapi, di luar batas itu,  semua harus berjalan dengan damai." Ayah Khabib dilaporkan tak bisa ke Las Vegas karena ditolaknya visanya.

photo

Khabib Nurmagomedov berbicara pada konferensi pers usai laga UFC 229 di Las Vegas, Sabtu (8/10) waktu setempat.

Sementara, McGregor dilaporkan ingin bertarung ulang melawan Khabib. Namun, pertarungan ulang ini sepertinya membutuhkan waktu mengingat keributan yang pecah pascapertandingan itu. "Pukulan yang baik, menanti pertandingan ulang."

Jalannya pertandingan

McGregor yang kembali ke Oktagon setelah hampir dua tahun absen, terlihat berbahaya saat bertukar pukulan dan tendangan di awal pertarungan. Namun, sebagaimana yang telah diperkirakan, Khabib Nurmagomedov segera membawa pertarungan ini untuk menjadi adu strategi dalam pertarungan lantai (ground fighting).

Petarung Rusia itu merepotkan McGregor dengan kemampuan gulatnya, sekaligus mencegah sang lawan berdiri sampai sisa ronde.

Baca juga, Kemenangan Khabib Atas McGregor yang Berakhir Ricuh.

Pria Irlandia itu kemudian terluka akibat pukulan cross kanan dari sang petarung Rusia pada ronde kedua. Pertarungan segera kembali dilanjutkan dengan aksi adu piting di bawah, tetapi kali ini sang juara asal Rusia mampu mencegah sang penantang mengangkat punggungnya dari lantai.

McGregor masih mampu bertahan sampai akhir ronde itu, sedikit tersenyum saat bel tanda berakhirnya ronde dibunyikan. Pada ronde ketiga, ia mampu menjaga pertarungan tetap dilakukan dalam kondisi berdiri, melepaskan beberapa serangan ke wajah dan tubuh sang lawan saat ia menemukan kembali jarak pukulnya.

Bagaimanapun, hal itu sedikit terlambat, dan Khabib Nurmagomedov kembali menguasai keadaan pada ronde keempat, menguras tenaga McGregor dengan tekanannya sebelum mencekik sang lawan untuk mengakhiri pertarungan saat ronde keempat menunjukkan waktu 3:03.  

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA