Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Misteri Van Hitam yang Diiyakini Bawa Jasad Khashoggi

Selasa 09 Oct 2018 18:13 WIB

Rep: Kamran/Lintar/Marniati/ Red: Teguh Firmansyah

Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi.

Foto:
Mobil van meninggalkan gedung konsulat dua jam setelah Khashoggi masuk.

Arab Saudi menyebut, tuduhan yang disampaikan kepada negaranya tidak berdasar. Pangeran Muhammad bin Salman bahkan mengizinkan otoritas Turki untuk masuk ke gedung konsulat buat membuktikan klaimnya.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turut mengomentari kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi tersebut. Ia mengaku prihatin atas kasus ini. Trump mengatakan, dia tidak suka mendengar tentang kasus hilangya Khashoggi. Terlebih, ada dugaan ia telah tewas dibunuh. “Saat ini tidak ada yang tahu tentang hal itu (keberadaan Khashoggi). Tapi, ada beberapa cerita buruk yang beredar, saya tidak menyukainya,” ujar Trump kepada awak media di Gedung Putih pada Senin (8/10), dikutip laman Anadolu Agency.

Kendati demikian, Trump berharap kasus hilangnya Khashoggi dapat segera dipecahkan. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah meminta Pemerintah Saudi mendukung penuh penyelidikan kasus Khashoggi.

“Kami menyerukan kepada Pemerintah Arab Saudi untuk mendukung penyelidikan menyeluruh atas hilangnya Khashoggi dan transparan tentang hasil penyelidikan tersebut,” ujar Pompeo dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA