Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Saat Jokowi Tantang Anak Muda Berinovasi

Sabtu 27 Okt 2018 06:19 WIB

Red: Elba Damhuri

Presiden Joko Widodo (tengah) memberikan sambutan dalam pembukaan Ideafest di  JCC, Jakarta, Jumat (26/10).

Pendiri Mahaka Grup, Erick Thohir memberikan materi dalam acara di Ideafest, Jakarta, Jumat (26/10).

Foto:
Anak-anak muda ini yang akan menggerakkan Indonesia.

Erick yang merupakan ketua panitia Penyelenggaraan Asian Games 2018 mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan Asian Games merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Dalam perhelatan Asian Games, Erick menjelaskan, banyak tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya menarik perhatian masyarakat untuk sadar dan mau terlibat ke dalamnya.

Untuk mendapatkan perhatian masyarakat, panitia penyelenggara tidak hanya bisa bermodalkan faktor olahraga semata. Karena itu, Erick melakukan kolaborasi yang bisa menarik perhatian banyak pihak.

"Maka, diintegrasikan antara olahraga dan hiburan," kata Erick.

Dia meminta bantuan banyak pihak yang memang ahli dalam bidang tersebut untuk menyukseskan acara dari segala sisi. Cara ini yang akhirnya membuat pergelaran olahraga terbesar se-Asia tersebut dapat mendulang sukses dan pujian dari banyak pihak. Nama bangsa pun akhirnya lebih dikenal oleh masyarakat global.

Erick berharap, tongkat kolaborasi tidak hanya berhenti sampai penyelenggaraan Asian Games. Anak muda diharapkan bisa melanjutkan dengan kerja sama untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya, termasuk taget penyelenggaraan Olimpiade 2024.

"Cerita kesuksesan harus berlanjut karena apa yang kita lakukan telah diakui dunia," ujar Erick.

Erick juga mendorong anak muda untuk membangun daerah dan meninggalkan konsep Jakartasentris. Cara ini dapat dilakukan dengan mengembangkan sesuatu yang khas pada daerah masing-masing.

Setiap pemuda di daerah harus bisa menggali sesuatu yang bisa dikembangkan. Sehingga, ide dan inovasi bisa berkembang secara luas di Indonesia.

Dia mengambil contoh Amerika Serikat dan Cina. Kedua negara itu disebutnya mampu mengembangkan banyak kota besar untuk menggerakkan bangsanya. "Saya mau generasi muda di daerah membangun daerahnya juga," ujar Erick.

(ed: satria kartika yudha)

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA