Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Benarkah Ada Kampanye Terselubung di Reuni 212?

Rabu 05 Dec 2018 06:15 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Atribut aksi 212  yang dijual saat  reuni aksi 212 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, (2/12).

Peserta reuni aksi 212 menggulung tali seusai Reuni Aksi 212 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, (2/12).

Foto:
BPN mempersilakan melaporkan jika dinilai ada unsur kampanye terselubung di Reuni 212

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, Senin (3/12), mengungkapkan, ada sejumlah dugaan pelangggaran kampanye selama pelaksanaan Reuni 212 pada Ahad (2/12). Selain dugaan pelanggaran dalam pidato Rizieq Shihab, Bawaslu juga mencermati ujaran 'ganti presiden'.

Bagja mengatakan, selama kegiatan berlangsung, sempat diputar lagu '2019 Ganti Presiden'. Menurut Bagja, hal ini termasuk pelanggaran.

"Itu pelanggaran ya. Dan sudah kami minta untuk dihentikan pemutarannya saat itu. Panitia kemudian menghentikannya," ujar Bagja ketika dihubungi, Senin (3/12).

Pemutaran lagu itu, lanjut dia, dilakukan di jalan pada saat aksi terjadi. Bagja memastikan tidak ada lagu '2019 Ganti Presiden' yang diputar di atas panggung selama aksi Reuni 212.

"Kejadiannya di tengah jalan, on the spot sudah dihentikan. Menurut aturan KPU, Bawaslu bisa menghentikan pelanggaran yang terjadi," ungkapnya.

Saat disinggung apakah mungkin kejadian ini ditindaklanjuti sebagai dugaan pelangggaran, Bagja menyerahkan kepada Bawaslu DKI Jakarta. Sebab, menurut Bagja, pengawasan aksi Reuni 212 sudah diberikan kepada Bawaslu provinsi.

photo

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) memberikan sambutan saat mengikuti reuni aksi 212 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, (2/12).

Namun, anggota Bawaslu DKI Jakarta, Puadi berpendapat berbeda. Menurut Puadi, Bawaslu DKI tidak menemukan dugaan pelanggaran dalam agenda Reuni 212 pada Ahad (2/12).

Soal pidato Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, kata Puadi, Bawaslu DKI baru akan memeriksa isi pidato Rizieq sepanjang ada laporan dugaan pelanggaran yang masuk. Namun, Puadi berpendapat pidato Rizieq bukan merupakan pelanggaran kampanye.

"Habib Rizieq apakah sebagai peserta kampanye? Tim pelaksana kampanye? Kan bukan," kata Paudi kepada Republika.co.id, Senin (3/12).

Karena itu juga, Puadi mempersilakan masyarakat yang ingin melaporkan dugaan pelanggaran dalam acara Reuni 212. "Kalau hanya beropini di luar enggak bisa diproses. Coba tunjukkan buktinya, nanti kita klarifikasi," ujar dia.

Adapun soal kehadiran calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto di Reuni 212, Puadi menilai, Prabowo tidak menyampaikan visi dan misi sebagai capres di acara itu. Karena itu, Puadi mengatakan, hingga saat ini Bawaslu DKI belum menemukan adanya dugaan pelanggaran kampanye dalam Reuni Aksi 212.

"Kalau Pak Prabowo menyampaikan visi-misi, maka dianggap sebagai kampanye di luar jadwal. Tapi dalam pengawasan kita, Pak Prabowo di situ tidak menyampaikan visi-misi maupun program, hanya ucapan terima kasih sebagai undangan," kata dia.

photo

Baca juga:

Pasal 1 ayat 35 UU 7/2017 menyebutkan, kampanye pemilu adalah kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk peserta pemilu dengan menawarkan visi-misi peserta pemilu. Peserta pemilu yang dimaksud, sebagaimana tertuang dalam ayat 37 itu, yaitu partai politik untuk pemilu anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, perseorangan untuk anggota DPD, dan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusulkan partai atau gabungan partai.

Dalam konteks Reuni 212, papar Puadi, Prabowo diundang oleh panitia Reuni Aksi 212, kemudian mantan danjen Kopassus itu menyampaikan sambutan. Dalam kondisi demikian, jika Prabowo menyampaikan visi-misi, program, atau citra dirinya, maka dapat dikategorikan sebagai kampanye di luar jadwal alias pelanggaran.

"Kalau sepanjang sambutan itu dalam pengawasan melekat kita, dia tidak menyampaikan visi-misi, program, maka tidak dapat dikatakan pelanggaran," ucap dia.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA