Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Kampanye yang Menghormati Keragaman

Senin 08 Apr 2019 13:13 WIB

Rep: Mimi Kartika, Umi Soliha, Agata Eta, Wilda Fizriyani, Riza Wahyu Pratama, Bambang Noroyono, Dessy Suciati Saputri, Muhyiddin, Febrianto Adi Saputro, Ali Mansur/ Red: Karta Raharja Ucu

Pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno saat kampanye akbar di Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno saat kampanye akbar di Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Foto:
Islam menghormati semua agama dan semua suku.

Suasana kampanye dan karnaval
Seorang peserta kampanye akbar Prabowo-Sandi, Hasanudin (38) mengaku sengaja datang dari Bekasi beserta rombongan majelis taklim di lingkungan rumahnya. Peserta lainnya, Rudiana (24), menuturkan, ia berangkat dari Bekasi sejak pukul 01.00 WIB. Pria yang disapa Rudi itu datang dengan rombongan dari lingkungan tempat tinggalnya. Ia datang beserta 100 peserta lain menggunakan sepeda motor.

Sedangkan Shalat Subuh berjamaah dimulai sekitar pukul 04.45 WIB. Shalat Subuh dilaksanakan di lapangan stadion, tribun, hingga meluber ke bagian luar stadion.

Lautan manusia terlihat tidak hanya di bangku-bangku tribun, tetapi juga di tengah lapangan GBK. Mereka yang tidak bisa shalat berjamaah di dalam stadion menggunakan alas seadanya. "Di dalam sudah penuh. Kita di sini dari jam sebelas malam," ujar pendukung dari Bogor, Muhajirin.

photo
Sejumlah massa simpatisan memadati area kampanye akbar calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (7/4).

Kepadatan tidak hanya terlihat di dalam kompleks stadion. Di luar stadion peserta kampanye juga terlihat antusias menatap layar yang disediakan panitia di luar stadion.

Tak hanya warga di Jabodetabek, massa yang hadir juga berasal dari luar wilayah tersebut, salah satunya Tegal, Jawa Tengah. Di antara rombongan dari Tegal adalah Fahmi (33), Ori (35), dan Hadi (35) yang berangkat dari rumahnya di Desa Harjawinangun, Balapulang, Sabtu (6/4) sore. Ketiganya berangkat meng gunakan sepeda motor dan tiba di GBK pada Ahad pukul 05.00 WIB.

Baca Juga: PSI: Kampanye Prabowo tidak Lazim

Ia menceritakan, kendati di jalan ia mengalami ban motor bocor, hujan deras, tetapi tak menyurutkan niatnya untuk mendatangi kampanye akbar di Jakarta. Padahal, ia juga hadir saat kampanye terbuka Prabowo di Kota Tegal, Senin (1/4) lalu.

Massa simpatisan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terlihat mulai meninggalkan SUGBK sekitar pukul 09. 15 WIB. Mereka berjalan berombongan secara tertib dan keluar dari gerbang- gerbang stadion. Kompleks tersebut bersih dari sampah, tak lama setelah kampanye selesai.

Di Alun-Alun Kota Tangerang, Banten, kampanye terbuka dalam bentuk acara Karnaval Indonesia Satu yang digelar pasangan 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin tak kalah semarak. Sejumlah hiasan ondel-ondel khas kebudayaan Betawi hingga becak hias menghibur para pendukung yang memenuhi alun-alun sejak siang hari.

Massa pendukung pasangan 01 juga membanjiri sepanjang Jalan Daan Mogot, Tangerang. Atribut dengan nuansa warna merah dan putih menghiasi jalanan tersebut. Massa saat ini berkumpul di sembilan panggung yang disediakan di sepanjang Jalan Daan Mogot. Namun, massa terkonsentrasi di panggung utama di depan Pendopo Wali Kota di Jalan Kisamaun.

Mereka kebanyakan membawa dan mengibarkan bendera merah putih berukuran mini. Salah satunya adalah Herawati yang telah menunggu sejak siang hari. "Sudah dari tadi siang," katanya yang datang berombongan dari Citangkeng.

Karnaval Indonesia Satu dimulai pada pukul 15.30 WIB dari alun-alun Ahmad Yani, menuju Jalan Raya Daan Mogot, kemudian Ramayana, dan berakhir di Pendopo Wali Kota Tangerang. Karnaval diisi oleh sejumlah pegiat budaya, seperti kesenian Dayak, debus, silat tradisional, dan barongsai. Panitia penyelenggara juga menyiapkan sembilan panggung hibur.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA