Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Senin, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 Desember 2019

Novel Nyatakan Anggota FPI Nyaleg dari PBB Harus Mundur

Senin 08 Apr 2019 17:22 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Muhammad Hafil

Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel

Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel

Foto: ROL/Fakhtar K Lubis
PBB menyatakan polemik Habib Rizieq-Yusril tak berdampak ke partai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen Dewan Syuro Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin menyatakan seluruh anggotanya yang maju menjadi caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB) wajib mengundurkan diri. Menurutnya seruan tersebut telah dilakukan FPI menyusul sikap PBB yang mendukung pasangan capres no urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Caleg PBB dari FPI terhitung setelah dari hasil rakornas PBB di salah satu hotel d Ancol pada tgl 27 januari 2019 yang menghasilkan rekomendasi mendukung 01 maka jelas otomatis FPI yang menjadi caleg di PBB sudah mengundurkan diri semua," katanya, Senin (8/4).

Selanjutnya, Novel mempertanyakan anggota FPI yang baru saja mengundurkan diri dari PBB, seorang simpatisan atau anggota, menyusul polemik yang terjadi antara Yusril Ihza Mahendra dengan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

Dia menegaskan, jika terbukti anggota FPI, maka pihaknya akan memberi sanksi berupa pemecatan kepada anggota terkait. "Setelah hasil rakornas DPP PBB maka otomatis wajib FPI mengundurkan diri dari PBB bagi yang tidak mengundurkan diri diberi sangsi pemecatan," tegasnya.

Dia menyebut Ysril mecoba memposisikan diri dangan HRS yang merupakan pemimpin masa aksi belas islam. Karena itu, lanjut dia, Yusril mendapat teguran dari Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII).

"Yusril dapat surat teguran dari DDII sebagai wadah salah satu lahirnya PBB, bahkan diancam pemecatan," katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia, Muhammad Sidik, mengirimkan surat terbuka kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra. Surat terbuka tersebut dilayangkan lantaran menganggap sikap Yusril yang sudah tidak lagi mencerminkan Akhlaqul Karimah dan cenderung mendelegitimasi para ulama.

Baca Juga

Sebelumnya, Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan polemik yang terjadi antara Yusril Ihza Mahendra dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) tidak akan berdampak bagi elektabilitas partai. Sebab, jumlah anggota FPI yang menjadi caleg dari PPB tidak lebih dari 10 orang.

Ketua Bidang Pemenangan PBB Sukmo Harsono menjelaskan masih ada beberapa anggota FPI yang bertahan sebagai caleg. Bahkan, Sukmo menyebut ada anggota FPI yang mengundurkan diri.

"Masih ada yang tetap caleg bahkan mundur dari FPI (Sekretaris FPI cabang Magelang)," kata Sukmo saat dihubungi Republika, Senin (8/4).

Sukmo menjelaskan, dukungan masyarakat terhadap PBB bukan hanya dari FPI saja. Dia menyatakan banyak kader dan caleg partai yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA