Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Jokowi Tunggu KPU, Prabowo Kembali Deklarasikan Kemenangan

Jumat 19 Apr 2019 00:47 WIB

Red: Andri Saubani

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo melambaikan tangan usai pertemuan konsolidasi bersama pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo melambaikan tangan usai pertemuan konsolidasi bersama pimpinan partai yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Ragam hasil quick count menunjukkan Jokowi-Maruf unggul di Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Bambang Noroyono, Dessy Suciati Saputri, Antara

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan tetap menunggu hasil perhitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) kendati sejumlah perhitungan cepat beberapa lembaga survei menyatakan dirinya dan Kiai Maruf Amin unggul di Pilpres 2019. Jokowi menyampaikan hal itu dalam jumpa pers didampingi Kiai Maruf, seusai makan bersama dengan para petinggi partai politik pendukungnya di Restoran Plataran, Jakarta pada Kamis (18/4) sore.

Baca Juga

Jokowi mengatakan, hasil quick count pada Kamis (18/4) sudah hampir 100 persen. Dan dari 12 lembaga survei menyatakan, Jokowi-Maruf mendapatkan persentase 54,5 persen dan Prabowo-Sandi mendapatkan persentase 45,5 persen.

Menurut Jokowi, hasil survei dengan metode quick count tersebut menggunakan metode ilmiah, dan berdasarkan pengalaman Pilpres 2014 memiliki akurasi 99 persen. "Namun demikian sekali lagi kita harus tetap bersabar. Sabar menunggu hasil perhitungan resmi KPU," jelas mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, pada Kamis sore di kediamannya, Jl. Kertanegara IV, Jakarta, Calon Presiden Prabowo Subianto didampingi oleh Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangannya. Ini adalah deklarasi kemenangan untuk kali ketiga yang diungkapkan oleh Prabowo.

"Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count," kata Prabowo, yang juga didampingi jajaran petinggi partai pendukungnya.

Menurut dia, deklarasi itu lebih cepat dilakukan karena pihaknya memiliki bukti kemenangan di berbagai desa, kecamatan di seluruh Indonesia. Prabowo juga meyakini saat ini sedang terjadi usaha-usaha kecurangan.

"Pendukung Prabowo-Sandi dari berbagai kalangan, seperti ulama, relawan, tokoh agama, pemuda, milenial, emak-emak dan bapak-bapak militan kami ajak bersyukur pada Tuhan sedalam-dalamnya dan setinggi-tingginya karena rahmat, hidayah, dan barokah perjuangan kita berhasil," katanya.

Dia mengajak para pendukungnya tidak jumawa dengan hasil real count yang diperoleh internal karena dirinya bertekad menjadi pemimpin untuk seluruh rakyat demi kejayaan dan kelestarian NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dalam konferensi pers tersebut, Prabowo didampingi cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Selain itu dihadiri pimpinan parpol koalisi Indonesia Adil dan Makmur seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan.

Jokowi ingin bertemu

Jokowi mengaku telah mengutus seseorang untuk bertemu dengan capres Prabowo Subianto pada Kamis (18/4) siang. Usai pilpres berlangsung, Jokowi ingin persahabatan dan silaturahim dengan paslon lawannya itu tetap terjalin.

"Tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau ya agar kita bisa berkomunikasi dan kalau bisa bertemu," ujar Jokowi usai bertemu dengan ketum parpol koalisi di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap dapat bertemu kembali dengan Prabowo dan Sandiaga sehingga juga dapat menciptakan suasana yang tenang di masyarakat. "Sehingga rakyat melihat bahwa pemilu kemarin sudah selesai dengan lancar, aman, damai dan tidak ada suatu apa pun," kata dia.

Namun, Prabowo mengaku belum menerima adanya tamu atau utusan khusus dari pasangan pejawat nomor urut 01. "Belum, belum, belum,” kata Prabowo saat ditanya soal rencana pertemuan dirinya dengan Jokowi, atau kunjungan utusan 01 di Kertangera IV, Jakarta, pada Kamis (18/4).

KPU belum menentukan hasil suara pemungutan suara Pilpres 2019. Penyelenggara pemilu itu, baru akan memutuskan pemenang Pilpres 2019 pada 22 Mei mendatang.

[video] 'Pesta Demokrasi Berjalan dengan Baik'

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA