Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Senin, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Jawa Barat Berencana Adopsi Teknologi Pertanian Rusia

Jumat 04 Agu 2017 13:12 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Qommarria Rostanti

Pemandangan lahan pertanian di Desa Deudel, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pemandangan lahan pertanian di Desa Deudel, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Foto: Antara/Adeng Bustomi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, bersama rombongan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Rusia. Kunker ini sekaligus memenuhi undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Rusia, yang akan menggelar Festival Indonesia (FI) ke-2 pada 4 hingga 6 Agustus 2017 di Moskow, Rusia.

Dalam kunkernya, Aher sapaan akrabnya, meninjau kawasan pertanian milik BUMN Pemerintah Bashkortostan Rusia. Usai peninjauan, dia berencana mengadopsi teknologi pertanian yang telah diterapkan di sana.

Dia menilai teknologi sistem pertanian yang diterapkan disana sangat bagus. Bashkortostan Rusia memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan berhasil dikelola dengan cukup baik sehingga menghasilkan produk pertanian yang sangat berkualitas. Baik itu dari produk tomat, mentimun, dan lainnya. "Ini sangat hebat, pertanian dikelola dengan baik dengan teknologi yang baik," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (4/8).

Selama ini dirinya banyak melihat pengelolan pertanian yang sangat baik di beberapa negara, misalnya di Jepang dan Maroko. Namun, pengelolaan pertanian di Rusia berbeda jauh dengan negara-negara tersebut, terutama dari sisi penerapan teknologi pertaniannya yang cukup mumpuni. "Jepang dan Maroko bagus, tapi masih kalah dengan Rusia ini," kata Aher.

Untuk itu, dia berencana mengadopsi pengelolaan pertanian dari Rusia dan menerapkanya di Jawa Barat. Aher berharap nantinya penerapan tersebut membantu meningkatkan hasil pertanian.

Dia berencana mengirimkan delegasi untuk mempelajari teknologi tersebut sehingga nanti bisa diaplikasikan di Jawa Barat. "Mungkin nanti kita akan kirim orang untuk belajar di Rusia, apa itu tiga bulan atau satu tahun. Kita ingin pertanian di Jawa Barat bisa berkembang dengan baik," ujar Aher.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA