Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Bandara Kertajati Jabar akan Jadi Hub Layanan Kargo

Jumat 10 May 2019 17:23 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini

Suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat yang masih sepi setelah enam bulan beroperasi. Padahal fasilitas dan bangunan yang dibuat sudah bertaraf internasional seperti Terminal 3 Bandara Soetta.

Suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat yang masih sepi setelah enam bulan beroperasi. Padahal fasilitas dan bangunan yang dibuat sudah bertaraf internasional seperti Terminal 3 Bandara Soetta.

Foto: Republika/Rahayu Subekti
Bandara Kertajati akan menjadi bandara kargo e-commerce.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadikan Bandara Kertajati, Majalengka sebagai bandara kargo e-commerce mulai memasuki tahap pembahasan.

Baca Juga

Menurut Sekda Jabar Iwa Karniwa, pihaknya ditugaskan Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk mengkoordinasikan secara teknis dan administratif penyiapan layanan bandara yang dianggap potensial di luar urusan penerbangan komersial tersebut.

Penugasan itu diberikan setelah Gubernur Ridwan Kamil bertemu dengan Direktur Utama PT Pos Indonesia, Direktur Umum PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Sigit Muhartono dan Direktur Utama PT Poslogistic Yuzon Erman di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (10/5). 

“Prinsipnya kami mendengarkan usulan (bandara kargo)” ujar Iwa.

Iwa mengatakan, dari pertemuan tersebut seluruh pihak sepakat mengusulkan agar Bandara Kertajati menjadi bandara pusat hub kargo terbesar di Indonesia. Menurut Iwa, Pemprov Jabar sebagai pemegang saham terbesar di PT BIJB ingin bergerak cepat mengejar peluang tersebut. “Kita ingin cepat, tapi tidak menyalahi aturan,” katanya.

Iwa menjelaskan, dari rapat tersebut dipastikan lahan yang disiapkan untuk menjadi gudang e-commerce di Kertajati untuk tahap awal akan disiapkan seluas 20 hektare. Pihaknya juga menilai, dari kerja sama tiga pihak antara PT Pos, PT JAS dan PT BIJB dimungkinkan lahir anak perusahaan baru yang khusus menangani kargo di Kertajati. “Ujungnya nanti pembahasan teknis, dan joint venture, tapi (JV) itu masih dalam proses saat ini baru penjajakan saja,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA