Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

KPU Jatim Yakin Target Partisipasi Pemilih Tercapai

Kamis 28 Jun 2018 18:23 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Muhammad Hafil

Petugas mengangkat kotak suara berisi logistik Pilkada Kota Madiun dan Pilgub Jatim yang didistribusikan di kawasan Nambangan Kidul, Madiun, Jawa Timur, Senin (25/6).

Petugas mengangkat kotak suara berisi logistik Pilkada Kota Madiun dan Pilgub Jatim yang didistribusikan di kawasan Nambangan Kidul, Madiun, Jawa Timur, Senin (25/6).

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Sudah 66,6 persen masyarakat Jatim yang diketahui berpartisipasi pada pilkada Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Muhammad Arbayanto meyakini, target partisipasi pemilih pada pilgub Jatim 2018 bisa tersapai. Di mana, target partisipasi pemilih secara nasional adalah sebanyak 77,5 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) yang ada. Namun demikian, Arba mengaku hingga saat ini belum bisa melihat apakah ada peningkatan partisipasi pemilih atau tidak.

"Belum bisa terlihat (jumlah peningkatan partisipasi pemilih). Tapi kami masih yakin bahwa target 77,5 persen itu bisa dicapai, atau setidak-tidaknya mengalami peningkatan dibandingkan Pilgub yang lalu di 2013," ujar Arba saat ditemui di Kantor KPU Jatim, Kendangsari, Surabaya, Kamis (28/6).

Arba mengungkapkan, dari data yang masuk pada proses Sistem Informasi Penghitungan (Situng), sudah 66,6 persen masyarakat Jatim yang diketahui berpartisipasi pada Pilgub Jatim 2018. Namun demikian, lanjut Arba, data tersebut masih bersifat sementara dan bisa lebih meningkat lagi.

Namun, jika dibandingkan dengan kontestasi pilgub Jatim pada 2013, sudah dipastikan partisipasi pemilih ada peningkatan. Di mana, pad pilgub Jatim 2013, partisipasi pemilih hanya sekitar 59 persen saja.

Arba juga bersyukur lantaran proses pilgub Jatim 2018 bisa berjalan sukses. Kesuksesan tersebut, lanjut Arba, bisa tergambar dari peroses pungut dan hitung yang berlangsung pada 27 Juni 2018, dimana bisa berlangsung dengan guyub rukun, damai, dan terkendali.

Meskipun pada kenyataannya, masih ada beberapa tahapan pada proses pilgub Jatim 2018 yang masih berjalan. "Meskipun proses masih berjalan, tetapi tanggal 27 Juni itu menunjukan betapa masyarakat Jatim, dan semua pihak terlibat betul-betul memiliki kedewasaan berpolitik," ujar Arba.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA