Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Arifinto Kemungkinan Akan Diganti Mardani

Senin 09 May 2011 13:52 WIB

Red: Didi Purwadi

Arifinto menunjukan Tablet PC yang digunakannya untuk membuka video porno dalam sidang DPT, dalam jumpa pers di gedung DPR, Jumat (8/4).

Arifinto menunjukan Tablet PC yang digunakannya untuk membuka video porno dalam sidang DPT, dalam jumpa pers di gedung DPR, Jumat (8/4).

Foto: Republika/Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI, Mustafa Kamal, mengatakan bahwa anggota Fraksi PKS DPR RI, Arifinto, yang mengundurkan diri kemungkinan besar akan diganti oleh Mardani.

"Surat pengunduran diri Arifinto sedang diproses. Surat permohonan pergantian antarwaktu untuk Arifinto sudah dikirimkan DPP PKS kepada pimpinan DPR RI," kata Mustafa Kamal di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/5).

Mustafa Kamal menegaskan bahwa pimpinan DPR RI sudah menerima surat permohonan pergantian antarwaktu untuk Arifinto dari DPP PKS. Meskipun, dirinya tidak ingat kapan surat tersebut dikirimkan oleh DPP PKS.

Mustafa beralasan dirinya baru kembali dari daerah pemilihannya pada masa reses. Karena itu, dia belum sempat mempelajari surat tersebut kapan dikirimkan. "Tadi sekretaris saya mengatakan bahwa surat permohonan pergantian antarwaktu untuk Arifinto sudah dikirimkan oleh DPP PKS. Tapi, saya belum sempat mempelajarinya," ucapnya.

Sesuai aturan berlaku, katanya, jika ada anggota DPR RI yang mengundurkan diri atau meninggal dunia saat masih menjalani tugas, maka kursinya akan diisi oleh calon legislatif yang memperoleh suara terbanyak berikutnya. Menurut dia, di daerah pemilihan Jawa Barat VII yang meliputi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi, suara terbanyak berikutnya setelah Arifinto adalah Mardani.

"Karena itu, kemungkinan besar Mardani yang akan menggantikan Arifinto di DPR RI," ujarnya.

Fraksi PKS berharap proses pergantian antarwaktu itu tidak terlalu lama. Arifinto mengajukan pengunduran diri pada 11 April 2011. Dia tertangkap kamera wartawan saat sedang melihat gambar porno melalui komputer tablet miliknya. Padahal, Arifinto saat itu sedang mengikuti rapat paripurna DPR.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA