Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Presiden PKS: Pencopotan Arcandra Belum Cukup, Masih Banyak Misteri

Selasa 16 Aug 2016 10:12 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Menteri ESDM Arcandra Tahar memberikan keterangan kepada media usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa (9/8).

Menteri ESDM Arcandra Tahar memberikan keterangan kepada media usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa (9/8).

Foto: Antara/ Akbar Nugroho Gumay

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pencopotan Menteri ESDM Arcandra Tahar memicu beragam komentar, baik dari politikus maupun pengamat.  Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman menilai, pencopotan Arcandra Tahar baru menyelesaikan sebagian masalah.

"Tapi belum cukup, masih banyak misteri yang harus kita ungkap demi kebaikan bersama," ujar Sohibul lewat kicauan di Twitter, Selasa.

Menurut Sohibul, pemberhentikan Sohibul merupakan keputusan berat, namun tepat. Kasus ini juga menjadi pelajaran mahal tentang good governance.

Presiden Joko Widodo memberhentikan Menteri ESDM Arcandra Tahar dari jabatannya. Arcandra Tahar diberhentikan secara terhormat. "Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, Presiden memutuskan memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar dari posisi Menteri ESDM," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam keterangan persnya di Kantor Kepresidenan, Senin.

Baca juga, Berhentikan Arcandra Tahar Presiden Tunjuk Luhut.

Pratikno menambahkan, selama kekosongan jabatan tersebut, Kementerian ESDM akan dipimpin Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA