Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Soal Ahok Kutip Surat Al-Maidah, Dhani: Nusron Golkar Enggak Ngerti

Sabtu 08 Okt 2016 13:15 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Bakal calon Wakil Bupati Bekasi yang juga musisi Ahmad Dhani (kiri).

Bakal calon Wakil Bupati Bekasi yang juga musisi Ahmad Dhani (kiri).

Foto: Antara/Risky Andrianto

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Bakal calon bupati Bekasi Ahmad Dhani ikut berkomentar ihwal polemik pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap melecehkan umat Islam. Menurut Dhani yang menentukan Ahok menistakan Agama adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI), bukan Nusron Wahid.

"Yang menentukan Ahok menistakan Agama atau tidak MUI, Nusron Golkar enggak Ngarti dan bukan kapasitasnya," ujar Dhani lewat kicauan di Twitter, Sabtu.   Pada Jumat, Dhani mengatakan, kalau MUI tidak berfatwa Ahok menistakan Islam, ke mana lagi umat akan mengadu.

Sebelumnya, mantan Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid menyatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tidak melakukan penistaan agama dalam kunjungannya di Kepulauan Seribu.

Nusron mengaku sudah melihat secara tuntas rekaman video selama kegiatan Ahok di Pulau Seribu yang berdurasi satu jam. Dari rekaman utuh satu jam itu, tidak ada satu pun rangkaian kalimat yang merujuk penistaan agama.

Menurut salah satu Ketua PBNU ini, yang ada justru calon pejawat (incumbent) gubernur DKI Jakarta itu memberikan edukasi kepada rakyat agar memilih secara cerdas. Ahok mengedukasi warga agar jangan mau dibohongi oleh orang yang mempolitisasi agama dalam hal ini dengan menggunakan ayat Alquran surat Al Maidah.

"Jadi, yang dituju atau dimaksud Ahok adalah orang yang membohongi. Bukan berarti ayat Al Maidah yang bohong. Justru Ahok menempatkan ayat suci secara sakral. Bukan alat agitasi, dan kampanye yang mendeskreditkan," kata Nusron Wahid, Jumat (7/10).

Saat ini di Youtube beredar video berjudul 'Ahok: Anda Dibohongi Al-Quran Surat Al-Maidah 51'. Video tersebut tengah menjadi viral di sosial media baik Facebook ataupun Twitter.

Video yang diunggah sejak 5 Oktober kemarin itu, banyak dilihat pengunjung jejaring sosial video tersebut.

Baca juga,  Video ahok: Anda Dibohongi Alquran Surat Al-Maidah 51 Jadi Viral di Medsos.

Dalam video tersebut, Ahok terlihat mengatakan, "Bapak Ibu ndak Bisa memilih Saya. dibohongi pake surah Al-Maidah 51 dan macem-macem itu. Itu hak bapak ibu. Ya, jika Bapak Ibu perasaan tidak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, ya enggak apa-apa? Karena inikan panggilan pribadi bapak-ibu. Program ini jalan saja. Jadi, bapak ibu tak usah merasa enggak enak dalam nuraninya enggak bisa memilih Ahok."

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA