Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Ini Klarifikasi KPU DKI Terkait Aksi Walk Out Ahok-Djarot

Senin 06 Mar 2017 06:55 WIB

Rep: Dian Erika/ Red: Teguh Firmansyah

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (diwakilkan timses) mengikuti penetapan pasangan calon putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (4/3).

Foto:


Selanjutnya, pukul 19.15 WIB, paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno tiba di lokasi acara dan langsung melakukan wawancara bersama awak media.

Ketua KPU DKI dan beberapa anggota sudah berada di Flores Ballroom sejak pukul 19.30 WIB. Ketua KPU DKI, Sumarno,  sempat diwawancarai wartawan di area Ballroom. Setelah itu, ia kembali ke ruang VIP khusus undangan KPU.

Pukul 19.30 WIB, panitia berusaha menghubungi LO paslon Ahok-Djarot, Irvan Habibi, tetapi tidak berhasil. Karena itu, rapat belum bisa dimulai dan masih menunggu semua paslon ada di dalam ruang rapat.

"Paslon nomor urut dua masuk ke ruang Ballroom pukul 19.50 WIB dan langsung melakukan protes kepada salah satu anggota KPUD DKI Jakarta. Merekapun masuk ke ruang VIP khusus Undangan KPU dan kembali melakukan protes kepada Ketua KPU DKI karena acara belum dimulai," kata Sahruni.

Sementara itu, kata dia, kehadiran Ahok-Djarot sebelum pukul 19.50 WIB tidak diketahui panitia karena tidak melalui jalur registrasi panitia. Kemungkinan besar protokoler timses paslon nomor urut dua langsung mengarahkan Bapak Ahok ke ruangan yang disiapkan oleh tim kampanye paslon.

Sekitar pukul 19.55 WIB paslon Ahok-Djarot meninggalkan ruangan acara Flores Ballroom. KPU DKI Jakarta memulai acara pada pukul 20.05 WIB dihadiri oleh tim kampanye paslon nomor urut dua, paslon nomor urut tiga dan tim kampanyenya.

"KPU DKI Jakarta mengakui telah terjadi kesalahpahaman dan miskomunikasi karena KPU DKI Jakarta berusaha melakukan kontak dengan LO paslon, namun tidak dapat dihubungi saat itu," kata Sahruni. 

Sementara KPU DKI Jakarta tidak mengetahui sama sekali keberadaan paslon nomor urut dua di ruangan yang telah disiapkan timsesnya di atas ruang Flores Ballroom. KPU DKI Jakarta berniat memulai acara setelah kehadiran semua Paslon ada di ruang yang sudah ditetapkan.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA