Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Meski Hitung Ulang, Anies-Sandi Tetap Menang di TPS Megawati

Rabu 19 Apr 2017 16:48 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Esthi Maharani

Petugas TPS 027 Kebagusan menghitung ulang surat suara. Di tempat Megawati mencoblos ini pada perhitungan sebelumnya Anies unggul 294 suara atas Ahok 252 suara

Petugas TPS 027 Kebagusan menghitung ulang surat suara. Di tempat Megawati mencoblos ini pada perhitungan sebelumnya Anies unggul 294 suara atas Ahok 252 suara

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil mengejutkan perolehan suara putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 di tempat pemungutan suara (TPS) 027, di Kebagusan, Jakarta Selatan. Pasangan calon (paslon) Anies Baswedan-Sandiaga Uno mampu mengungguli perolehan suara dari paslon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Padahal, TPS ini merupakan tempat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggunakan hak pilihnya. Tidak hanya itu, di TPS ini banyak warga yang menggunakan atribut paslon Ahok-Djarot.

Dalam pemungutan suara Anies-Sandi mendapat 292 suara, unggul 40 suara. Sementara Ahok-Djarot hanya meraup 252 suara. Sedangkan untuk suara tidak sah sebanyak tujuh suara dan total pemilih sebanyak 544 suara. Petugas TPS bersama saksi pun sempat menghitung ulang karena adanya perbedaan data. Namun, meski dihitung ulang, suara Anies-Sandi tetap unggul dibandingkan Ahok-Djarot.

"Sebelum dihitung ulang Anies-Sandi sudah unggul dengan suara sebanyak 294, selisih dua suara," kata saksi dari paslon Anies-Sandi, To'at Rudi, sesaat setelah penghitungan ulang, Rabu (19/4).

Ketika pemungutan suara berlangsung, sorak-sorai suara pendukung kedua paslon saling bersautan. Saat nomor urut dua disebut bersorak riuh dan bertepuk tangan, begitu juga ketika nomor tiga disebut teriakan takbir pun menggelegar.  

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA