Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Perindo: Diskusi Plus-Minus Jokowi Sudah Lama

Kamis 03 Agu 2017 16:50 WIB

Red: Muhammad Fakhruddin

 Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kader dan pengurus Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tidak kaget dengan keputusan yang diambil bos MNC, Harry Tanoesoedibjo  yang akrab disapa HT tersebut. Bahkan mereka menyambut baik keputusan ketua umum DPP Partai Perindo itu yang akan mendukung Jokowi sebagai capres pada Pilpres 2019.

"Diskusi soal plus-minus kepemimpinan Pak Jokowi sudah lama dibicarakan dalam diskusi-diskusi internal," kata Ketua Bidang Industri dan Perdagangan DPP Partai Perindo, Hendrik Kawilarang Luntungan dalam siaran persnya kepada Republika.co.id, Kamis (3/8).

Dia mengatakan ada banyak catatan soal kesuksesan Jokowi. Sehingga menurut mereka, pemerintahan saat ini relevan untuk didukung.

"Ini bukan sekedar mendukung, tapi memang kader-kader akar rumput Partai Perindo berpendapat bahwa dalam pemerintahan Pak Jokowi ada banyak hal perubahan yang dirasakan," papar pengusaha yang akrab disapa HKL ini.

Misalnya, kebijakan energi yang setelah dinahkodai Ignasius Jonan, menjadi lebih baik. Setidaknya ada keseriusan pemerintah dalam 3 hal utama pengembangan energi. Pertama, soal upaya mengembagankan sumber-sumber potensi energi terbarukan. Kedua, terkait regulasi yang mengatur energi untuk sektor Industri. Hal ini dianggap penting karena dengan membantu industri maka TKDN dan kualitas produksi nasional bisa meningkat. Terakhir, adalah upaya serius pengkontrolan harga BBM di seluar Indonesia.

"Program BBM satu harga ini sangat penting karena dengan begitu maka daya beli konsumsi di daerah bisa semakin kuat," katanya.

Menurutnya, Meski sebagai orang akuntan, tapi Jonan bertindak sangat manajerial. Cara kerjanya di ESDM tidak berubah ketika dirinya memperbaiki KAI hingga bisa sehebat sekarang.

"Kita bisa menilai dengan adanya pembanguan yang begitu pesat juga tidak lepas dari kontribusi ESDM terhadap regulasi yang terkait dengan supply energi," imbuhnya.

Karena itu, dia menegaskan, Presiden Jokowi membutuhkan orang-orang yang hebat seperti Jonan untuk membantu tugasnya. "Jika Jokowi terpilih kembali, maka sejak dini orang-orang yang berkualitas seperti Menteri Jonan patut di Apresiasi," kata Hendrik Kawilarang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA