Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

PKB Kerja Sama dengan Partai Rusia Promosikan Islam Damai

Selasa 15 Aug 2017 10:35 WIB

Red: Indira Rezkisari

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berpidato saat deklarasi Jangan Sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama (Jas Hijau) di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/7).

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berpidato saat deklarasi Jangan Sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama (Jas Hijau) di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/7).

Foto: Antara/Aji Styawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Kebangkitan Bangsa menjalin kerja sama dengan Partai Rusia Bersatu (United Russia Party) dalam pemberantasan terorisme dan promosi Islam damai. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (15/8), kesepakatan kerja sama antara kedua partai diputuskan melalui pertemuan antara kedua partai di Kantor DPP United Russia Party, Moskow, Senin (14/8) kemarin.

"Kerja sama ini bukan saja untuk memberantas ideologi radikal dalam beragama, namun juga dalam tataran yang lebih praktis dan konkret di lapangan," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin.

Dalam pertemuan bilateral itu, delegasi PKB dipimpin oleh Cak Imin, dan didampingi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB Ida Fauziyah, serta sejumlah politikus PKB seperti Jazilul Fawaid, Arvin Thoha, Dita Sari dan Saiful Bahri. Sementara jajaran United Russia (UR) diwakili oleh Deputy Secretary Sergey Zheleznyak dan tim.

Cak Imin menyampaikan Partai Rusia Bersatu merupakan partai berkuasa yang memiliki 72 persen kursi parlemen Rusia, serta 20 dari 31 menteri di kabinet Rusia. Dia mengatakan sebagai sesama partai pendukung pemerintah, PKB dan UR tidak terlalu berharap pada peran PBB dan NATO dalam menangkal terorisme.

Menurut dia, harus ada poros alternatif yang dibangun. "Dan kami harap UR dan PKB dapat mengambil peran aktif dalam membangun poros alternatif ini," ujarnya.

Selanjutnya PKB dan UR bertekad menggalang partai-partai penguasa di negara-negara lain, khususnya yang beraliran Islam untuk bersama membangun persekutuan global.

"Indonesia adalah negeri berpopulasi Islam terbesar. Rusia pun adalah negara yang populasi Islamnya merupakan warga pribumi dengan jumlah signifikan. Kesamaan ini jadi dasar kerja sama kita. Rusia bisa ambil peran sebagai pemimpin dari poros alternatif ini," kata dia.

Deputy Secretary United Russia Party Sergey Zheleznyak mengatakan meskipun kerja sama Indonesia-Rusia sebetulnya sangat strategis, PKB adalah partai Indonesia pertama yang membangun komunikasi dengan Partai Rusia Bersatu. "PKB merupakan partai pertama asal Indonesia yang membangun komunikasi dengan UR sebagai partai penguasa," kata Sergey Zheleznyak.

Sergey menyatakan partainya siap melakukan kunjungan balasan ke Indonesia guna memenuhi undangan PKB sekaligus menandatangani persetujuan kerja sama antara ketua partai, baik dalam bidang antiterorisme, kepemudaan, pemberian beasiswa bagi anak-anak muda dari PKB, hingga soal ekologi, di awal tahun depan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA