Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Usai Daftar ke KPU, Hary Beberkan Strategi Pemilu Perindo

Senin 09 Oct 2017 13:07 WIB

Rep: Singgih Wiryono/ Red: Andri Saubani

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kedua kanan) mendaftarkan partainya ke KPU Pusat di Jakarta, Senin (9/10).

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kedua kanan) mendaftarkan partainya ke KPU Pusat di Jakarta, Senin (9/10).

Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesudibjo mengatakan, partainya akan fokus dalam membangun popularitas jelang Pemilu 2019. Hary Tanoe menjelaskan, membangun partai itu ada dua hal yang harus dilakukan.

"Pertama membangun popularitas, jadi masyarakat Indonesia harus tau keberadaan Partai Perindo," ujar dia selepas melakukan pendaftaran Partai Perindo di KPU Pusat, Senin (9/10).

Membangun popularitas, kata dia, akan menjadi fokus utama melalui berbagai kegiatan sosial. Selain itu, Partai Perindo juga berusaha membangun popularitas di kalangan masyarakat melalui media masa dan mempersolid kepengurusan partai.

"Dengan berbagai kegiatan, yang pertama membangun kepengurusan sampai dengan tingkat ranting, mudah-mudahan bisa lengkap di seluruh Indonesia. Popularitas itu penting sekali," jelas dia.

Setelah dikenal di masyarakat, Hary Tanoe menjelaskan tidak cukup hanya dengan membangun popularitas. Perindo juga harus membangun elektabilitas dari partai. "Kalau kita sudah populer diketahui, bagaimana kita bisa menggeser dari yang diketahui menjadi yang dicintai menjadi disukai," jelas dia.

Untuk membangun elektabilitas, Hary mengatakan, Partai Perindo betul-betul harus mampu mewujudkan perjuangannya untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia.

"Oleh karena itu saya menyuruh seluruh kader untuk terus tanpa henti bersapa dengan masayrakat dengan aktivitasnya termasuk kegiatan sosial, bazar murah kemudian fogging kemudian berobat yang diberikan cuma-cuma," ujar dia mengakhiri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA