Monday, 13 Jumadil Akhir 1440 / 18 February 2019

Monday, 13 Jumadil Akhir 1440 / 18 February 2019

Pertemuan Sekjen Empat Partai tak Bahas Cawapres

Kamis 02 Aug 2018 03:32 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Reiny Dwinanda

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Sekjen empat partai koalisi oposisi sepakat bentuk tim kecil dan tim pemenangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan hasil pertemuan dengan tiga sekjen partai politik lainnya yang digelar di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (1/8) malam. Keempat sekjen parpol sepakat untuk membentuk tim kecil yang bertugas untuk mengkompilasi dalam menyusun visi dan misi capres dan cawapres.

Tiap partai akan membuat dua tim kecil yang masing-masing beranggotakan tiga orang. Mereka akan mendiskusikan Indonesia lima tahun ke depan jika rakyat memberi mandat.

"Apa yang akan kita bangun, pemerintahan apa yang kita bangun, ekonomi macam mana yang kita lakukan, termasuk pembangunan lainnya semua harus tercermin dalam visi misi," kata Muzani usai pertemuan.

Selain membahas tim kecil, pertemuan tersebut juga mendiskusikan pembentukan tim pemenangan. Namun, sekjen keempat partai koalisi oposisi belum mendapuk tokoh yang akan menjadi ketua tim pemenangan.

"Bukan nama, tapi bagaimana strukturnya yang efektif yang bisa menjangkau kemenangan capres-cawapres, termasuk deklarasi capres cawapres," ujarnya.

Muzani membantah pertemuan tersebut membahas nama cawapres. Dia justru malah mengibaratkan pertemuan malam tadi seolah-olah seperti tengah mempersiapkan resepsi pernikahan.

"Karena kita sudah tahu pengantinnya, maka yang sedang kita persiapkan adalah event organizer-nya bagaimana, kateringnya apa, menunya apa, tendanya bagaimana," jelasnya.

Hasil pertemuan para sekjen akan disampaikan kepada ketua umum partai masing-masing. Pertemuan yang dihadiri Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen PKS Mustafa Kamal, dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan itu berlangsung sekitar dua jam secara tertutup.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES