Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

SBY: Tolong Jangan Ganggu Perjuangan Kami

Sabtu 22 Dec 2018 04:18 WIB

Red: Andri Saubani

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono (kelima kanani) bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (ketiga kanan) berjabat tangan usai melakukan petemuan tertutup di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono (kelima kanani) bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (ketiga kanan) berjabat tangan usai melakukan petemuan tertutup di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Foto: Antara/Galih Pradipta
Prabowo dan SBY kemarin menggelar pertemuan terkait Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap tidak ada yang mengganggu perjuangan partainya dan partai Koalisi Indonesia Adil Makmur dalam Pemilu 2019. Pada Jumat (21/12), SBY mengadakan pertemuan dengan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

"Demokrat demikian juga Gerindra, ke depan akan lebih instensif melakukan kampanye pemilu. Kami ingin berjuang baik-baik, akan menjalankan politik dan kampanye pemilu sebagaimana yang digariskan konstitusi dan peraturan berlaku. Tolong kami jangan diganggu," kata SBY di Jakarta, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan SBY saat menjelaskan hasil pertemuannya dengan  Prabowo Subianto di kediaman Mega Kuningan, Jakarta, Jumat. SBY berharap tidak ada yang mengganggu perjuangan partainya dan partai koalisi, sebab pihaknya juga tidak pernah mengganggu siapapun.

Dia menekankan, biarkan seluruh pihak mendapatkan ruang dan jalan untuk berikhtiar dan berjuang sekuat tenaga.  "Inilah dambaan rakyat, pemilu indah, demokratis dalam arti jujur dan adil," ujar dia.

SBY menekankan, jika hal itu terjadi maka rakyat bisa menerima dengan ikhlas siapa pun capres dan cawapres yang terpilih. Sebaliknya, jika hal itu tidak terjadi empat bulan ke depan, keikhlasan rakyat akan berkurang.

SBY dan Prabowo sepakat mengintensifkan kampanye pilpres mulai Januari hingga April 2019. Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA