Senin, 18 Rajab 1440 / 25 Maret 2019

Senin, 18 Rajab 1440 / 25 Maret 2019

Airlangga Minta Kader Kerja Keras Sebelum Pemilu Digelar

Sabtu 12 Jan 2019 14:00 WIB

Rep: Agus Raharjo/ Red: Esthi Maharani

Partai Golkar di Sulut

Partai Golkar di Sulut

Foto: Agus Raharjo / Republika
Seluruh struktur dan kader wajib kerja keras di sisa tiga bulan sebelum Pemilu 2019

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menginstruksikan seluruh kader di Provinsi Sulawesi Utara untuk memenangkan partai pada Pileg 2019. Airlangga optimistis, kemenangan Golkar dapat dicapai karena berdasarkan survei pada akhir 2018 lalu, Golkar mampu menempati posisi kedua setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Hasil survei menandakan rakyat masih percaya Golkar adalah partai milik rakyat,” tutur Airlangga kepada Republika, Sabtu (11/1).

Menteri Perindustrian Kabinet Kerja ini menambahkan, seluruh struktur dan kader wajib kerja keras di sisa tiga bulan sebelum Pemilu 2019. Menurutnya, kader harus mampu memenangkan partai dan calon presiden yang diusung, Joko Widodo.

“Kita optimis meraih posisi runner up," tegas Airlangga.

Dalam pidatonya di depan kader Golkar Sulut, Airlangga mengatakan partai beringin saat ini berada di posisi yang sangat dibutuhkan pemerintah. Terutama dalam memberikan arah kebijakan pembangunan periode selanjutnya. Oleh sebab itu, ia mengingatkan seluruh kader supaya menjaga soliditas, memanfaatkan jaringan struktur partai, kepala daerah Golkar, dan tokoh masyarakat untuk bekerjasama meningkatkan perolehan suara partai dan memenangkan Jokowi.

"DPP yakin yang mencoblos Partai Golkar akan lebih banyak jika caleg sosialisasikan Pak Jokowi, kita akan bekali materinya," ujar Airlangga.

Di dalam kesempatan yang sama, Bappilu pusat DPP Partai Golkar meminta caleg agar selalu menyosialisasikan capaian hasil kerja pemerintahan Jokowi-JK saat turun ke masyarakat. Bappilu pusat menargetkan Golkar Provinsi Sulut mampu menambah kursi DPR RI dan kursi DPRD Provinsi pada Pileg 2019 mendatang.

“Hal ini merupakan bentuk kontribusi untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres yang diusung Partai Golkar pada Pemilu 2019,” tegas Airlangga.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA