Rabu, 20 Rajab 1440 / 27 Maret 2019

Rabu, 20 Rajab 1440 / 27 Maret 2019

Amien Rais Kritik Revolusi Mental, TKN: Tak Jelas di Mana?

Ahad 13 Jan 2019 07:59 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Bayu Hermawan

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, saat melakukan konferensi pers di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, saat melakukan konferensi pers di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).

Foto: Republika/Bayu Adji P
Wakil Ketua TKN menanggapi Amien Rais yang mengatakan Revolusi Mental tidak jelas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menanggapi pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menyatakan bahwa Revolusi Mental Presiden Joko Widodo tidak jelas. Karding bertanya balik kepada Amien Rais tentang letak ketidakjelasan Revolusi Mental yang selama ini digaungkan Jokowi.

"Tidak jelasnya di mana? kan revolusi mental itu ukurannya kan akhlak bangsa," ujar Karding saat ditemui Republika.co.id usai melakukan pertemuan di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12) petang.

Karena itu, menurutnya, dalam pemerintahannya selama ini Jokowi terus menggencarkan pendidikan untuk membangun revolusi mental anak bangsa itu. "Kita genjot pendidikan maksimum, kita mendorong agar pendidikan agama dan keagamaan maksimum. Itu bagian dari proyek kita," ucapnya.

Selain itu, kata dia, Presiden Jokowi selama ini juga telah memberikan contoh agar tidak melakukan tindak pidana korupsi dan menjalani hidup yang sederhana. Menurut dia, apa yang dicontohkan Jokowi itu juga merupakan bagian dari Revolusi Mental.

"Dia tidak mencontohkan hidup bermewah-mewah, dia mencontohkan bekerja. Dia mencontohkan sopan itu bagian dari akhlak atau revolusi mental. Poinnya di situ," kata Politisi PKB ini.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais meluncurkan buku baru berjudul, Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral di Jalan Daksa I, Jakarta, Jumat (11/1). Buku tersebut merupakan kritik Amien terhadap Revolusi Mental yang kerap digaungkan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Menurut saya Revolusi Mental Pak Jokowi itu memang tidak jelas, tidak ada dokumen otentik yang mengenai, apa sih maksudnya? Pak Jokowi nggak punya otentik, kemudian tidak ada dokumen argumentatif dari pemerintah, cuma memang ada breakdown-nya itu," kata Amien.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA