Selasa, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 Februari 2019

Selasa, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 Februari 2019

Pidato Prabowo, Pengamat: Masih Banyak 'akan'

Selasa 15 Jan 2019 06:58 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Bayu Hermawan

Hendri Satrio

Hendri Satrio

Foto: Dokpri
Pengamat menilai data yang dimiliki tim Prabowo masih kurang tajam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto harus berhati-hati jika pada debat kandidat capres-cawapres pada 17 Januari mendatang, masih menggunakan gaya seperti pidato yang disampaikan pada Senin (14/1) malam kemarin. Sebab menurutnya data yang dimiliki tim Prabowo masih kurang tajam.

"Ketebak isinya, masih kebanyakan 'akan'. Bila saat debat isinya masih seperti pidato tadi, makanan empuk bagi kubu Jokowi," jelas Hendri melalui pesan singkat kepada Republika.co.id, Senin (14/1).

Menurut Hendri, kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno memiliki pekerjaan rumah untuk mempertajam data yang mereka miliki. Berdasarkan pidato malam ini, Hendri menilai, data yang dimiliki tim Prabowo masih kurang tajam.

"Misalnya saat bicara tentang kejujuran aparat hukum seperti hakim, jaksa, polisi ini kan mesti ada data yang mendukung, bahwa selama ini ada aparat yang tidak sesuai dengan harapan tadi," ujarnya.

Sebelumnya Capres Prabowo dan Cawapres Sandiaga Uno menyampaikan pidato kebangsaan, serta visi dan misinya pada Senin malam. Dalam pidato itu, Prabowo menyinggung soal kejujuran aparat penegak hukum.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES