Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1440 / 23 Februari 2019

Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1440 / 23 Februari 2019

Prabowo-Sandi Dapat Masukan untuk Debat dari 5 Tokoh

Rabu 16 Jan 2019 17:34 WIB

Red: Ratna Puspita

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Senin (14/1).

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Senin (14/1).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kelimanya, Andi Asrun, Bambang Widjojanto, Sudirman Said, Dasco, dan Habiburrahman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota tim hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andi Asrun, mengatakan Prabowo-Sandi telah mendapatkan masukan terkait materi debat publik pertama yang akan berlangsung Kamis (17/1). Menurut Andi, masukan tersebut diberikan antara lain dari dirinya, Bambang Widjojanto, Sudirman Said, Dasco, dan Habiburrahman.

"Saya telah memberi masukan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terkait materi debat besok bersama anggota Tim Prabowo-Sandi dalam rapat di Hambalang kemarin, antara lain Bambang Widjojanto, Sudirman Said, Dasco, dan Habiburrahman," kata Andi dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (16/1).

Dia mengatakan dari hasil rapat tersebut, Prabowo-Sandi sudah sangat siap menghadapi debat publik yang akan berlangsung Kamis (17/1). Menurut dia, Prabowo-Sandi tidak gentar menghadapi Jokowi-Ma'ruf dalam acara debat karena memahami benar materi debat.

"Prabowo-Sandi memahami materi debat baik dalam kapasitas sebagai politisi maupun warga negara dengan latar belakang pengusaha dan pengurus organisasi sosial dan pengusaha," ujarnya.

Dia mengatakan Prabowo-Sandi sangat memahami materi debat sebagai realitas kehidupan serta cita-cita menuju perbaikan dalam berbangsa dan bernegara. Karena itu, Andi menilai keduanya telah siap menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan Jokowi-Ma'ruf terkait persoalan yang distigmasikan kepada kehidupan di masa lalu yang tidak memiliki dasar hukum.

"Dan tidak memiliki legalitas putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, termasuk masalah pelanggaran HAM di masa lalu dan soal korupsi yang menggurita di era pemerintahan ini," katanya lagi.

Menurut dia, Prabawo-Sandi siap menjawab pertanyaan apa pun dalam acara debat untuk menunjukkan kepada publik kesiapan memimpin bangsa dan negara ini apabila diberi amanat oleh rakyat dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA