Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

KPU: Debat Pilpres Dilarang Persoalkan SARA dan Pancasila

Rabu 16 Jan 2019 19:08 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andri Saubani

Pertemuan Persiapan Debat Capres. Ketua KPU Pusat Arief Budiman menyampaikan keterangan pers usai pertemuan bersama tim sukses capres di Gedung KPU, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Pertemuan Persiapan Debat Capres. Ketua KPU Pusat Arief Budiman menyampaikan keterangan pers usai pertemuan bersama tim sukses capres di Gedung KPU, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Debat perdana capres-cawapres akan digelar besok di Hotel Bidakara, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, capres-cawapres tidak boleh menyinggung soal SARA dan Pancasila dalam debat pilpres nanti. Paslon capres-cawapres tetap diberikan kesempatan untuk saling bertanya dalam debat tersebut.

"Saya berharap masing-masing paslon memperhatikan betul apa yang ditentukan dalam peraturan perundangan. Misalnya, dilarang mempersoalkan Pancasila, UUD 1945, SARA dan seterusnya. Jadi mohon kepada paslon untuk memperhatikan itu," tegas Arief dalam konferensi pers di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/1). 

Arief meminta paslon capres-cawapres tidak melakukan hal-hal yang dilarang. Namun, terkait pertanyaan yang akan dilontarkan oleh masing-masing paslon tidak dibatasi oleh KPU.

Sementara itu, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengatakan, dalam debat pertama nanti ada empat sesi yang memungkinkan antarkandidat untuk saling berdebat. Dengan demikian, KPU tidak mengetahui isi pertanyaan para kandidat itu.

"Pertanyaan yang dibuat oleh kandidat itu kan yang tahu hanya Tuhan dan kandidat sendiri yang tahu. Jadi kemungkinan untuk kandidat menanyakan soal kasus mungkin saja terjadi," ungkapnya.

Namun, jika dirasa ada hal yang sudah di luar konteks, moderator berwenang untuk meluruskannya kembali. "Tetapi tentu saja dipersilakan antar kandidat itu bertanya, karena memang dimungkinkan untuk itu. Ada sesi pertanyaan itu dibuat oleh kandidat, diberikan kepada kandidat lain dan kandidat itu dapat merespons atas jawaban sebelumnya," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, debat pertama capres-cawapres Pemilu 2019 akan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, besok. Debat pertama ini akan mempertemukan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno.

Debat tersebut akan mengangkat empat tema, yakni hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Secara keseluruhan, debat akan dibagi dalam enam segmen dengan durasi total 120 menit dan dipandu oleh dua moderator, Ira Koesno-Imam Priyono.

Debat pertama ini akan dimulai pukul 19.00 WIB. Namun, sejak pukul 19.00 WIB dan pukul 20.00 WIB akan digelar kegiatan pradebat. Sementara itu, siaran debat baru akan dimulai pukul 20.00 WIB.

photo
Serba Serbi Debat Pertama Capres-Cawapres

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA