Selasa, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 Februari 2019

Selasa, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 Februari 2019

BPN: Strategi Kampanye Prabowo-Sandi Langsung ke Masyarakat

Senin 11 Feb 2019 07:44 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Bayu Hermawan

 Anggawira,

Anggawira,

Foto: dokumentasi gerindra
BPN mengatakan Prabowo-Sandi menyampaikan informasi terkait program secara langsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyampaikan salah satu strategi yang dilakukan pihaknya adalah menyampaikan informasi langsung kepada calon pemilih terkait program ke depan. Sehingga kampanye Prabowo-Sandiaga terlepas dari kampanye partai politik (parpol) pendukungnya.

Kampanye model seperti itu dilakukan karena memang waktu yang dimiliki untuk berkampanye terbatas. Terutama sasarannya adalah basis-basis pemilih yang masih lemah. "Dengan kampanye seperti ini juga dapat menyampaikan informasi langsung kepada calon pemilih. Jadi ada tanggung jawab masing-masing tim itu langsung ke desa dan kecamatan," ujar Anggawira, saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Ahad (10/2).

Anggawira juga mengakui, relawan gerakan 212 dan tagar 2019 ganti presiden juga turut mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga Uno. Dia juga optimistis dengan kampanye seperti itu dapat membuahkan hasil yang besar. Sebagai contoh pada saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta dan pada akhirnya meraih kemenangan.

"Seperti di Pilkada DKI Jakarta, kami langsung turun dan menyapa ke masyarakat. Sehingga cara seperti ini bisa menggerakkan orang berkumpul dan berdeklarasi," tambahnya.

Namun hasil jejak dariLembaga survei Celebes Research Center (CRC) pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin masih unggul dengan angka 56,1 persen. Sementara pasangan calon Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 31,7 persen. Namun dia menegaskan pihaknya tetap optimistis tetap menang pada April mendatang. Dia percaya Prabowo-Sandiaga mampu menumbangkan pejawat, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

"Nanti akan kan ada kejutan yang diluar hasil survei ini. Saya memprediksikan Prabowo-Sandiaga akan menang dengan selisih antara 8 sampai 9 persen," tutup Anggawira.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES