Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Segmen Inspiratif Jadi Andalan Jokowi di Debat Capres Kedua

Ahad 17 Feb 2019 07:17 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Didi Purwadi

Suasana gladi kotor debat kedua Pilpres 2019 di Ballroom Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/2).

Suasana gladi kotor debat kedua Pilpres 2019 di Ballroom Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Debat putaran kedua menampilkan segmen eksploratif dengan alat dukung video.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Program TKN Joko Widodo-Maruf Amin, Aria Bima, mengatakan debat capres putaran kedua akan sedikit berbeda dengan debat putaran pertama. Dari enam segmen yang akan disajikan dalam debat pada Ahad (17/2) malam nanti, segmen kelima diyakini menjadi sesi yang akan jadi andalan Jokowi.

''Yang lebih ditunggu mungkin di segmen kelima yaitu debat inspiratif,'' ujar Aria di Sultan Hotel and Residence, Jakarta, Sabtu (16/2).

TKN, menurut Aria, percaya sesi debat inspiratif nanti akan lebih memberikan ruang kepada Jokowi untuk lebih bisa mengekspresikan pikiran-pikiran, narasi-narasi besar dan data-data. Sesi tersebut penting agar masyarakat lebih paham mengenai hal yang akan disampaikan Jokowi.

''Khususnya hal yang menyangkut infrastruktur, pangan, energi dan lingkungan, sumber daya alam,'' katanya.

Aria mengatakan KPU telah merespon berbagai masukan dan keinginan publik terkait format debat capres kedua. Karena itu, ia melihat pembagian untuk masing-masing segmen dan metode penyampaian antar segmen sangat variatif.

Selain sesi debat inspiratif, hal menarik lainnya dalam debat putaran kedua adalah segmen eksploratif dengan alat dukung video. ''Nanti (video) akan ditampilkan dan akan ditanggapi masing-masing kandidat,'' kata Aria. ''Itu juga saya lihat pembagiannya cukup menarik dan cukup adil.''

TKN berharap debat capres dapat mencerdaskan masyarakat dalam berdemokrasi dengan mengedepankan hal-hal inspiratif dari masing-masing capres. Nanti masyarakat tinggal memberikan penilaian secara objektif terhadap kedua capres.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA