Wednesday, 13 Rajab 1440 / 20 March 2019

Wednesday, 13 Rajab 1440 / 20 March 2019

Soal Lahan Prabowo, Maruf: Bagus Kalau Mau Dikembalikan

Senin 18 Feb 2019 15:47 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Andri Saubani

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tiba untuk menonton debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tiba untuk menonton debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Ratusan ribu hektare lahan milik Prabowo terungkap dalam debat kedua capres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin mengapresiasi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang menyatakan siap untuk mengembalikan lahannya yang luas jika negara membutuhkan. Karena, menurut Kiai Ma'ruf, jika dikembalikan negara tanah Prabowo tersebut bisa dibagikan ke rakyat kecil.

"Ya bagus kalau mau dikembalikan. Saya kira bagus sekali itu. Supaya nanti dibagikan ke masyarakat kecil lagi," ujar Kiai Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/2).

Dia pun mendorong kepada warga Indonesia lainnya yang memiliki lahan luas untuk dikembalikan kepada negara. Sehingga kesejahteraan bisa merata.

"Oh iyalah (mendorong, red). Jangan Pak Prabowo saja, yang lain-lain juga suruh pada kembalikan. Nanti dibagi ke masyarakat yang kecil-kecil kan bagus itu," ucap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Seperti diketahui, saat tampil di debat kedua pada Ahad (17/2) malam, Jokowi menyebut bahwa Prabowo memiliki lahan seluas 220 ribu hektare di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah. Prabowo tak menampik, data yang diungkapkan Jokowi tersebut.

"Itu benar, tapi itu HGU (hak guna usaha). Itu adalah milik negara. Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali. Dan kalau untuk negara saya rela mengembalikan itu semua," kata Prabowo.

Tapi, kata Prabowo, penguasaan lahan tersebut lebih baik jatuh ke tangan bangsa sendiri dari pada tangan asing. "Tapi dari pada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola," tegasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA