Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Tanamkan Visi Misi Partai, Megawati Berikan Diklat kepada Caleg DPR

Selasa 02 Jul 2013 17:29 WIB

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Mansyur Faqih

Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri

Foto: ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DPP PDI Perjuangan memberikan diklat kepada seluruh caleg mereka yang akan memperebutkan kursi legislatif di DPR. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengatakan diklat ini merupakan bagian dari proses pencalegan di internal partai. "Mereka yang sudah ditetapkan sebagai calon legilastif, dikumpulkan karena proses sudah selesai," kata Megawati dihadapan 560 caleg DPR PDI Perjuangan, di Senayan, Selasa (2/7).

Megawati mengatakan, pembekalan caleg penting bagi mereka yang hendak duduk di DPR. Hal ini agar para caleg bisa benar-benar menghayati peran dan fungsi mereka saat menjadi wakil rakyat. Diklat ini juga penting guna menanamkan visi dan misi politik partai. "Untuk lebih mengerti dan menghayati menjadi seorang legislator dan berpartai politik terutama di PDI Perjuangan," ujarnya.

Megawati tidak berpanjang lebar menyampaikan pidato sambutannya. Hal ini karena diklat yang akan disampaikan kepada para caleg dilakukan secara tertutup. "Karena saya langsung berikan pengarahan untuk nantinya tidak bertele-tele. Dengan sangat terhormat media meninggalkan ruangan," katanya.

Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto menambahkan, kegiatan diklat ini merupakan bagian dari idelogisasi partai terhadap para kader. Menurutnya para kader yang maju sebagai caleg akan dibekali aspek ideologis yang menyangkut dasar-dasar Pancasila, pemahaman konstitusi, dan kemampuan memahami kinerja legislasi. Mereka juga diberikan pengarahan tentang pemenangan pemilu di setiap dapil. "Mereka dibekali aspek ideologis kemampuan legislasi, anggaran, dan pengawasan sebagai DPR," ujarnya.

Pembekalan pendidikan kepada caleg PDI Perjuangan akan melibatkan pimpinan KPK. Hasto mengatakan pimpinan KPK akan menyampaikan materi soal masalah korupsi di DPR. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA