Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Akbar Tandjung Akan Perhatikan Rekomendasi Ormas-Sayap Golkar

Sabtu 03 May 2014 18:47 WIB

Red: Citra Listya Rini

Akbar Tandjung

Akbar Tandjung

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan wajar jika organisasi massa (ormas) dan organisasi sayap membuat rekomendasi yang mendesak agar Partai Golkar bertindak lebih aktif membangun koalisi.

"Mencermati hasil Pemilu legislatif dan menghadapi Pemilu presiden 2014 banyak agenda politik yang harus disikapi secara tepat dan optimal oleh Partai Golkar," kata Akbar ketika menerima kunjungan pimpinan ormas dan organisasi sayap Partai Golkar di rumah pribadinya di Jakarta, Sabtu (3/5).

Pada kesempatan tersebut, pimpinan ormas dan sayap Partai Golkar antara lain, Ketua Umum MKGR Priyo Budi Santoso, Ketua Umum Satker Ulama Partai Golkar Ali Yahya, dan mantan pengurus Partai Golkar Mahadi Sinambela, menyampaikan tujuh butir rekomendasi dari hasil pertemuan ormas dan saya Partai Golkar di Jakarta, Jumat (2/5) malam.

Menurut Akbar, ia menerima dan akan memperhatikan sungguh-sungguh rekomendasi dari hasil pertemuan ormas pendiri dan ormas didirikan Partai Golkar serta organisasi sayap di Jakarta, Jumat malam.

"Kami (dewan pertimbangan) akan perhatikan sungguh-sungguh rekomendasi dari ormas dan sayap. Kami akan berikan dukungan penuh agar betul-betul dipedomani," kata Akbar.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menilai wajar jika muncul rekomendasi yang mendesak DPP Partai Golkar lebih aktif untuk membangun koalisi. Salah satu poin yang dinilainya wajar, adalah rekoemndasi agar kinerja Partai Golkar dievaluasi karena perolehan suara Partai Golkar hanya 14,5 persen jauh di bawah target 30 persen.

"Dengan perolehan suara tersebut, Partai Golkar tidak bisa mengusung sendiri capres, tapi harus berkoalisi dengan partai lain," katanya.

Akbar menambahkan, DPP Partai Golkar juga harus melaksanakan amanah AD/ART untuk melaksanakan rapat pimpinan nasional (Rapimnas). Karena itu, wajar jika Ormas dan sayap mendesak agar DPP Partai Golkar melaksanakan Rapimnas sehari setelah KPU mengumukan hasil suara dan perolehan kursi parlemen.  

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA