Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Menakar Loyalitas Partai Koalisi Pemerintah

Rabu 18 Oct 2017 15:33 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Foto: R. Rekotomo/ Antara Foto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang Pilpres 2019, pemilih PDIP dan Partai Nasdem masih percaya dan loyal kepada Presiden Joko Widodo. Data itu berdasarkan survei terbaru yang dikeluarkan Media Survei Nasional (Median)

Dalam survei tersebut Median menemukan adanya ketidaksolidan persepsi dari konstituen partai-partai pendukung pemerintah terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam survei yang bertajuk 'Menakar Loyalitas dan Persepsi Grass Root partai terhadap Jokowi' itu, Median melakukan identifikasi persepsi konstituen masing-masing partai.

Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 14-22 September 2017, terhadap 1.000 responden yang telah memiliki hak memilih di seluruh Indonesia, melalui metode multistage random sampling, dengan margin of error 3,1 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. "Kami mengidentifikasi persepsi konstituen partai-partai terhadap dua hal, yaitu terhadap kemampuan Jokowi, dan terkait sudah benar atau tidaknya arah perjalanan bangsa di tangan Jokowi," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam keterangannya, Rabu (18/10).

Rico berkata, responden dari kader PDIP dan Nasdem yang konstituennya di atas 60 persen yang menjawab arah bangsa ini sudah benar. "Sebanyak 75 persen akar rumput PDIP menjawab arah bangsa di masa Jokowi sudah benar, di urutan kedua diduduki Nasdem sebanyak 66,3 persen," kata dia menerangkan.

Sedangkan, lanjut Rico, konstituen partai-partai koalisi lainnya, memiliki persepsi yang relatif lebih rendah. "Konstituen PAN hanya 19,8 persen yang menganggap arah bangsa saat ini sudah benar, sedangkan PKB sebanyak 32,7 persen, Golkar 37,3 persen, PPP 37,9 persen, Hanura 36,3 persen, dan Perindo sebesar 41,9 persen," tutur Rico.



Ketika ditanya apakah Jokowi mampu menjalankan tugas sebagai presiden, menurut Rico, di antara konstituen partai koalisi pemerintahan juga terlihat adanya ketidaksolidan alias pembelahan persepsi. Hanya konstituen PDIP dan Nasdem yang memiliki persepsi positif di atas 60 persen, terhadap kemampuan Jokowi.

"Ada sebanyak 90,5 konstituen Nasdem yang menyatakan Jokowi mampu menjalankan tugasnya, di urutan kedua diduduki PDIP sebanyak 72,8 persen, PKB 54,1 persen, PPP 42,1 persen, Hanura 50,5 persen, Golkar 38,5 persen, dan Perindo 28,3 persen," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA