Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Perang Tagar, Politikus PKS: Dari Sudut Politik, Itu Bagus

Senin 30 Apr 2018 19:15 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Bayu Hermawan

Peserta Aksi 2019 Ganti Presiden membentangkan spanduk di hari bebas kendaraan bermotor di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (29/4).

Peserta Aksi 2019 Ganti Presiden membentangkan spanduk di hari bebas kendaraan bermotor di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (29/4).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Munculnya tagar #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja dinilai hal yang bagus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera menilai 'perang' tanda pagar (tagar) antara #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja merupakan hal yang positif. Menurut dia, hal itu menunjukkan jika masyarakat tidak alergi dengan politik.

"Dari sudut politik, itu bagus karena masyarakat mulai berinteraksi lagi perihal politik," ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (30/4).

Ia mengatakan, sebab selama ini masyarakat terkesan tak peduli dengan politik. Masyarakat saat ini, kata dia, telah mulai berani menyatakan pendapatnya. Dengan adanya aksi ini, lanjut dia, ini menunjukkan adanya kepedulian masyarakat dengan politik. Adanya perubahan itu, menurut dia, sangat baik untuk proses demokrasi di negeri ini.

"Selama ini kan masyarakat alergi dan tidak ingin terlibat dengan politik, tidak memiliki kepedulian, sekarang ada kepedulian. Bagus itu. Bahwa ada sedikit insiden, kita harus mengingatkan bahwa semuanya harus saling menghargai," ujarnya.

Perihal adanya insiden yang mewarnai aksi tersebut, ia sendiri mengatakan tak boleh ada hal-hal yang bersifat mengganggu ketertiban masyarakat. Ia mengimbau masyarakat untuk terus dewasa dalam menyikapi perbedaan pendapat di antara masyarakat sendiri.

"Tidak boleh ada itu. Masyarakat harus dewasa. Kalau berbeda pendapat itu wajar. Bahwa yang satu #2019gantipresiden, yang satu #2019terusinpresiden. Ada juga yang satu #2019gantimobil, ya monggo aja, itu dinikmati saja. Karena itu bagian dari demokrasi. Demokrasi bagus seperti ini,” ujarnya.

Pada kegiatan pekanan CFD Sudirman-Thamrin pada Ahad (29/4) kemarin, massa ramai mengenakan kaus #2019GantiPresiden. Pada saat yang sama, massa lainnya juga tampak hadir dengan mengenakan kaus tandingan, #DiaSibukKerja.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA