Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Demokrat Yakin Pertemuan SBY-Prabowo Hasilkan Nilai Positif

Selasa 17 Jul 2018 13:16 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Muhammad Hafil

Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Foto: EPA/ Bagus Indahono
Syarif yakin AHY memiliki elektabilitas yang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Rabu (18/7) besok, akan bertemu. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan meyakini pertemuan keduanya akan menghasilkan sesuatu yang positif.

"Ya Insya Allah. Kan bagus kalau kita berkoalisi namun tentunya kalau kita berkoalisi banyak hal yang harus kita bicarakan bersama. Kita lihat besok kelanjutan pertemuan itu. Saya pikir petermuan berlangsung positif," ujar Syarief di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Syarief juga tidak menepis keinginan Partai Gerindra, PKS dan PAN yang menginginkan Demokrat bergabung dalam koalisi tersebut. Meski menurutnya, semua kemungkinan akan dibahas dalam pertemuan besok.

Syarief juga mengungkap, jika partainya memilih berkoalisi dengan kubu Gerindra, Demokrat tetap berharap koalisi memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres. Ia juga meyakini, jika koalisi memilih AHY sebagai cawapres, tak ada resistansi dari PAN dan PKS.

"Sama sekali nggak. Kan harus realitis. Menurut hasil survei, bukan survei Demokrat ya, dari lembaga suvei AHY sebagai cawapres paling tinggi elektabilitasnya. Jadi realistis," ujar Syarief.

Baca juga: Soal Pertemuan dengan Demokrat, Hasto: Bu Mega Tersenyum

Baca juga:Anies: Saya Ngurusin Jakarta, Soal Cawapres Biar Parpol

Syarief menambahkan, hal penting lainnya yang menurut Demokrat menjadi pertimbangan untuk gabung koalisi adalah substansi program lima tahun ke depan. Demokrat kata Syarief, hanya akan berkoalisi dengan partai partai yang betul betul mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

"Bagaimana caranya? Pertama ekonomi harus tumbuh, kedua daya beli rakyat harus naik. Nah kalo visi ini sama-sama dipastikan,  kita berkoalisi disampimg faktor-faktor lain," kata Syarief.

Baca juga: Hasto: PDI Perjuangan Berharap Hanya Ada Dua Poros Koalisi

Baca juga: Klaim Atas Nama Akal Sehat

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyebut akan ada kejutan dalam pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat SBY dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan kedua tokoh itu dijadwalkan pada Rabu (18/7) lusa mendatang di kediaman SBY di Mega Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Senin (16/7).

Namun Hinca enggan menjelaskan lebih lanjut terkait kejutan yang dimaksud tersebut, apakah kemungkinan Partai Demokrat akhirnya bergabung mendukung koalisi poros Prabowo Subianto. Hinca hanya mengiyakan pembahasan pertemuan tersebut berkaitan arah koalisi Pilpres 2019. "Tunggu saja nanti dua hari lagi," ujar Hinca.

Baca juga: SBY Mencari Capres (untuk AHY)

Baca juga: Jokowi Kantongi Nama TGB, Mahfud MD, dan Airlangga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA