Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Arah Demokrat Tunggu Hasil Pertemuan Prabowo-SBY

Jumat 20 Jul 2018 20:35 WIB

Rep: Farah Nabila/ Red: Muhammad Hafil

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Edhie Baskoro Yudhoyono di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (18/7).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Edhie Baskoro Yudhoyono di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (18/7).

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Demokrat sejak awal tak mencalonkan capres tetapi cawapres.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan kembali menegaskan, arah koalisi Partai Demokrat masih menunggu hasil pertemuan antara Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan itu sempat tertunda karena kondisi SBY yang sempat menurun.

"Kita tunggu hasilnya, kita biarkan dulu (kedua petinggi partai) berdialog. Sekarang pertemuan di antara elitenya, ya ada nanti tingkat tingginya saya dan teman-teman dari Demokrat dari Gerindra terus berdialog. Sampai nanti kemudian pertemuan antara Pak Prabowo dan pak SBY nanti sudah sedikit matang," tutur Hinca kepada wartawan, Jumat (20/7).

Dia mengatakan pertemuan yang sempat tertunda itu akan dilaksanakan pada pekan depan yakni pada Selasa (24/7) mendatang. Dia menyebut saat ini dia mendapatkan informasi bahwa Prabowo sedang berada di luar negeri.

"Pak Prabowo memberikan informasi kepada kita juga pergi keluar negeri, nanti kembali dari sana langsung bertemu. Mudah-mudahan pekan depan. Dari Pak Prabowo itu tanggalnya itu tanggal 24 (Juli) di Kuningan. Mudah-mudahan semuanya lancar," terangnya.

Dia menyebut dalam pertemuan itu nanti akan membahas perihal pencapresan dan koalisi. Salah satu perbincangannya adalah mengenai Ketua Kogasma Partai Demokrat yang diajukan menjadi cawapres pendamping Prabowo.

"Dan dari Demokrat sejak awal kami sudah sampaikan bahwa, kita tidak mencalonkan presiden, tapi kami menyiapkan kader kami untuk calon wakil presiden. Bagaimana nanti itu terjadi, biarkan bahwa mereka berbicara. Tetapi tetap diskusi," jelasnya.

Dia sendiri juga tak mengetahui apa yang akan dihasilkan dalam pembicaraan dan pertemuan antara kedua petinggi itu. Saat ini, kata dia, masih belum ada keputusan pihak mana yang akan digandeng oleh Demokrat.

"Tunggu nanti mereka bicara dulu antara Pak SBY dengan Pak Prabowo. Saya belum tahu apa hasilnya, tapi yang saya diminta oleh Pak SBY adalah sebagai sekjen menyiapkan pertemuan itu dengan baik," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA