Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Membandingkan Pembentukan Tim Pemenangan Dua Kubu Capres

Selasa 14 Aug 2018 14:21 WIB

Rep: Bayu Adji Prihammanda/Mabruroh/ Red: Muhammad Hafil

Sekretaris jenderal partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) saat konferensi pers dalam acara pelatihan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf di Hotel Oria,  Menteng, Jakarta, Senin (13/8).

Sekretaris jenderal partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) saat konferensi pers dalam acara pelatihan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf di Hotel Oria, Menteng, Jakarta, Senin (13/8).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Masing-masing kubu belum menentukan siapa ketua tim pemenangannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua kubu capres-cawapres yang akan bertarung pada Pilpres 2019 mendatang sudah mulai menyiapkan tim pemenangannya. Namun, kedua kubu belum menentukan siapa ketuanya.

Dari kubu Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, saat ini Koalisi Indonesia Kerja (KIK) masih fokus dalam menyiapkan tim kampanye yang dapat langsung bekerja di masyarakat. Perkara ketua tim kampanye, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi dan kiai Ma’ruf Amin.

“Mengenai ketua tim, nanti akan disampaikan langsung oleh Pak Presiden dalam waktu dan momentum yang tepat. Karena bagaimanapun juga, beliau adalah Presiden yang bekerja,” kata dia saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (14/8).

Kesibukan sebagai Presiden, lanjut Hasto, membuat Jokowi tak bisa sepenuhnnya terjun dalam penyusunan tim kampanye. Menurut dia, sebagai Presiden, Jokowi saat ini sedang fokus pada penanganan gempa bumi yang menimpa Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: GNPF Ulama Kemungkinan Abstain di Pilpres

Kendati demikian, KIK telah melakukan pelatihan kepada 100 calon juru bicara kampanye untuk memenangnkan pasangan Jokowi dan kiai Ma’ruf. Ia mengatakan, 100 orang itu telah diberikan pembekalan agar dapat menjadi influencer program-program Jokowi di masyarakat.

Menurut Hasto, skala prioritas KIK saat ini adalah membentuk tim kampanye yang nantinya dapat langsug bekerja. “Tim sudah menjalankan tugas-tugas dan merancang seluruh aspek dan strategi dalam tahapan-tahapan pemenangan. Namun, kami masih menunggu arahan dari presiden untuk ketua tim kampanye,” kata dia.

Ia menjelaskan, 100 orang yang telah mendapatkan pelatihan tidak semua akan ditugaskan sebagai juru bicara. Pasalnya, akan ada latihan lanjutan berdasarkan kompetensi masing-masing.

Menurut dia, semetara ini 100 orang yang dikumpulkan baru dari kalangan partai. Namun, ia telah menjadwalkan pertemuan dengan para relawan pada Selasa (14/8) malam. Pasalnya, KIK tak hanya diisi oleh partai koalisi, melainkan juga relawan yang menginginkan Jokowi kembali menjadi Presiden didampingi kiai Ma’ruf.

Baca juga: Prabowo Respons Usulan Zulkifli Jadi Ketua Tim Pemenangan

Setelah pertemuan dengan para relawan, KIK akan mengadakan pembekalan lanjutan mengenai strategi politik dan komunikasi untuk  dapat menyampaikan program-program Jokowi-Ma’ruf. Dengan begitu, para juru bicara nantinya akan bekerja efektif di masyarakat.

Ia menegaskan, KIK bekerja sebagai satu kesatuan tim yang bergotong royong untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf. “Dengan demikian, organisasi terus dapat menjalankan tugasnya sambil menunggu penetapan ketua tim kampanye dari Presiden,” ujar dia.

Sementara, dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan saat ini struktur tim pemenangan sedang dimatangkan terlebih dahulu. Jika rancangan struktur tersebut sudah disetujui parpol koalisi, barulah akan berbicara mengenai nama-nama yang akan dimasukkan ke dalam struktur tim pemenangan.

"Jadi saat ini sedang dimatangkan, tinggal nanti diisi, siapa yang ngisi tentu berdasarkan hasil kesepakatan pak Prabowo dan pimpinan mitra koalisi, kita tunggu saja," kata Andre.

Baca juga: Menpan Bakal Dicopot? Pratikno: Konsekuensi Politik

Andre berujar, seluruh parpol koalisi memiliki kesempatan dan hak yang sama dalam memasukkan para kadernya ke dalam tim pemenangan. Bukan hanya parpol koalisi, bahkan tokoh masyarakat, ulama serta perwakilan relawan pun bisa menjadi bagian dari tim pemenangan.

"Insya Allah semua pihak akan dilibatkan, diisi bareng-bareng, kita tunggu saja," ujarnya.

Saat ditegaskan kapan pastinya para pimpinan parpol akan rembuk soal tim pemenangan ini, Andre mengaku belum bisa memastikan. Hanya saja dia memperkirakan bahwa rapat para pimpinan parpol koalisi akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat ini, kan kemarin baru tes kesehatan dan haru ini bang Sandi mau ngurus LHKPN dulu, ya mungkin dalam waktu dua hari kedepan," terangnya.

Baca juga: Jusuf Kalla Tolak Tawaran Jokowi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA