Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Romy: Nomor Urut tak Melambangkan Menang-Kalah

Sabtu 22 Sep 2018 00:10 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Esthi Maharani

Relawan Jokowi-Ma'ruf meneriakkan yel-yel pasca KPU menetapkan pasangan yang mereka dukung mendapat nomor urut satu.

Relawan Jokowi-Ma'ruf meneriakkan yel-yel pasca KPU menetapkan pasangan yang mereka dukung mendapat nomor urut satu.

Foto: Republika/Dedy D Nasution
Optimisme itu didasarkan atas catatan-catatan kerja nyata

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) mengatakan, optismisme Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin  tidak didasarkan pada nomor urut yang didapat. Soal nomor, kata dia, sama sekali tidak menentukan yang menang dan kalah tetapi kerja-kerja nyata yang telah dilakukan.

“Optimisme itu didasarkan atas catatan-catatan kerja nyata yang beliau torehkan selama empat tahun terakhir,” kata Romy di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (21/9) malam.

Menurut Romy, pada Pilpres 2019 terdapat enam partai politik di parlemen yang mendukungnya. Berbeda dengan Pilpres 2014 lalu yang hanya empat parpol. Sosok Jokowi sebagai pejawat memiliki keunggulan promosi sehingga lebih memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat.

Sementara itu, ia menilai pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai penantang memiliki senjata demosi. Khususnya dalam mempropagandakan keberhasilan yang secara nyata telah ditorehkan pejabat. Romy menilai, hal tersebut adalah hak dari kubu lawan. Ia meyakini masyarakat bisa melihat langsung hasil kerja nyata yang telah dilakukan pejawat selama ini.

Menyinggung persiapan TKN menyambut masa kampanye, ia mengklaim sudah cukup matang. TKN, lanjut dia, tidak ada menampilkan kampanye yang terlalu menggebu-gebu. Sebab, Jokowi sebagai pejawat dalam kesehariannya selalu menyampaikan program-program pembangunan yang sudah dikerjakan.

Ia mengatakan, baik TKN maupun Jokowi dan Kiai Ma’ruf sudah siap untuk menghadapi debat capres-cawapres. Sebagaimana diketahui, KPU menetapkan debat paslon sebanyak lima kali dengan tema yang berbeda. “Kami siap dengan seluruh prestasi dan sama sekali tidak keberatan jika lima kali,” tutur dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA