Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kiai Ma’ruf Akui Sudah Tua, Tetapi...

Sabtu 22 Sep 2018 15:27 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Andri Saubani

Pasangan Capres Petahana dan Cawapres, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin menemui para pendukungnya sebelum mendatangi kantor KPU RI di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (21/9).

Pasangan Capres Petahana dan Cawapres, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin menemui para pendukungnya sebelum mendatangi kantor KPU RI di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (21/9).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Ma'ruf Amin menyebut Jokowi nyaman dengan dirinya sebagai cawapres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 1, KH Ma’ruf Amin memberikan pidato politik dalam acara Deklarasi Perempuan Indonesia untuk Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (P-Ijma). Dalam pidato itu, Ma’ruf mengatakan ia bangga dipilih menjadi cawapres pendamping Joko Widodo.

“Saya bangga dipilih cawapres oleh Pak Jokowi. Ada yang bilang, KH Ma’ruf Amin itu sudah tua. Siapa bilang? Siapa bilang saya muda?,” ujar Ma’ruf bertanya di depan P-Ijma di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi No. 46, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9). Para hadirin pun tertawa mendengar hal itu.

Ma’ruf mengiyakan bahwa dia memang sosok yang tak lagi muda dalam berpolitik. Namun dia menekankan, meskipun begitu, Jokowi nyaman berdampingan dengan Ma’ruf.

“Tapi Pak Jokowi nyaman, berdampingan dengan orang tua,” jelas Ma’ruf.

Dia mengatakan bila dibandingkan dengan politikus negara Malaysia, Mahathir Mohammad, ia masih jauh lebih muda. Hal itu dia sadari ketika dia berkunjung ke Kuala Lumpur, Malaysia beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, dia didampingi oleh politikus yang saat ini merupakan Perdana Menteri Malaysia itu. “Begitu saya berdiri di samping beliau, saya bilang, ‘Kalau begitu saya masih muda ya’,” kata Ma’ruf.

Oleh sebab itu, ia menyebut dia adalah seorang yang memiliki jiwa muda. Tak hanya itu, dia menyebut ia masih memiliki semangat muda yang terus tumbuh.

Maka, dia pun bersedia mendapat pinangan dari Jokowi menjadi cawapres. Hal itu juga merupakan sebuah dukungan bagi dia untuk Jokowi dalam rangka mewujudkan cita-cita mempersatukan Indonesia.

“Saya bantu Pak Jokowi untuk meraih cita-cita untuk harus disatukan,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf Amin menghadiri Deklarasi P-Ijma di Rumah Aspirasi. Kegiatan untuk mendeklarasikan diri sebagai pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 1 situ dihadiri perempuan-perempuan kader dari sembilan partai pendukung pasangan itu.

Kesembilan partai itu antara lain PDI-P, Golkar, Nasdem, PKB, dan PPP. Selain itu juga, Hanura, Perindo, PKPI, dan juga PSI.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA