Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

PKS Pastikan Dua Nama Menjadi Wagub DKI

Rabu 26 Sep 2018 19:37 WIB

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Muhammad Hafil

Logo PKS

Logo PKS

Foto: Dok Republika
PKS masih melakukan komunikasi dengan Gerindra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin tetap akan mengusulkan dua nama untuk mengisi posisi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Dua nama itu adalah Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta Agung Yulianto.

"Kalau dari PKS sudah fix dua nama itu," kata dia saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (26/9).

Ia menegaskan, secara prinsip urusan Wagub DKI seharusnya sudah selesai, lantaran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah memutuskan kursi DKI 2 itu menjadi milik PKS. Jika muncul nama-nama dari Partai Gerindra, kata dia, itu menjadi urusan internal partai di bawah pimpinan Prabowo itu.

Ia mengatakan, saat ini DPW DKI PKS terus melakukan komunikasi dengan Gerindra di level DKI. Karena itu, ia masih akan menunggu hasil pembicaraan dari dua partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017 itu.

"Kita sudah fix dua nama itu dan kita tetap mendasari pada komitmen yang sudah dibuat bersama Pak Prabowo bahwa dia sudah merestui posisi wakil itu menjadi milik PKS," kata dia.

Suhud menjelaskan, pertimbangan PKS merekomendasikan Syaikhu dan Agung adalah dua nama itu memiliki kemampuan yang baik untuk bekerja sama dengan Anies. Menurut dia, sosok yang tepat menjadi Wagub DKI haruslah seorang yang memiliki kemampuan administrasi.

Artinya, kata dia, yang diperlukan adalah sosok yang mempunyai kemampuan administrator yang baik. Karena itu, PKS merekomendasikan nama yang memiliki kemampuan administrasi yang baik dalam mengelola pemerintahan di DKI. "Dua orang itu adalah kader-kader di PKS," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA