Thursday, 15 Zulqaidah 1440 / 18 July 2019

Thursday, 15 Zulqaidah 1440 / 18 July 2019

Demokrat: Ratna Sarumpaet Mempermalukan Kita Semua

Rabu 03 Oct 2018 19:43 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Bayu Hermawan

Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean

Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Kepala Divisi Advokasi Partai Demokrat mengaku kecewa dengan Ratna Sarumpaet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku kecewa dengan perbuatan Ratna Sarumpaet yang berbohong terkait kasus penganiayaan terhadap dirinya. Ferdinand menilai, Ratna berhasil membodohi seluruh partai politik, bahkan mempermalukan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Kita semua kecewa, siapapun kecewa, Sandiaga kecewa, semua tim pemenangan Prabowo-Sandi sangat kecewa," ujar Ferdinand melalui sambungan telepon pada Rabu (3/10).

Perbuatan Ratna Sarumpaet ini menurutnya sangat tidak patut dan tidak layak. Bahkan menurutnya, kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet tersebut sangat memalukan Prabowo-Sandi. "Sesuatu yang dilakukan Ratna Sarumpaet sangat tidak layak dan sangat tidak patut, mempermalukan kita semua," katanya.

Terakhir, Ferdinand meminta agar aparat kepolisian dapat melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum. Hal ini menurutnya sebagai bentuk pembelajaran agar tidak ada lagi yang melakukan dan menyebarkan berita maupun cerita bohong.

"Ratna Sarumpaet layak menerima hukuman publik, hukuman semua pihak atas kebohongannya yang luar biasa," ujarnya lagi.

Baca juga: Hasto: KIK akan Tempuh Langkah Hukum Soal Hoaks Ratna

Ratna Sarumpaet dalam konferensi persnya mengakui bahwa dirinya menjalani operasi plastik di rumah sakit di bilangan Menteng, Jakarta. Maka secara otomatis pengakuannya ini membantah dugaan bahwa dirinya menjadi korban penganiayaan.

"Betul, saya ada di dokter hari itu dan saat saya dijadwalkan pulang lebam-lebam di wajah saya masih ada. Saya pulang membutuhkan alasan kepada anak saya dan saya jawab dikeroyok," ucap Ratna.

Ratna mengaku tidak habis pikir jawaban singkatnya itu justru yang membuatnya harus berbohong untuk kesekian kalinya. Bahkan dihadapan Prabowo Subianto, orang yang dia perjuangkan selama ini harus melanjutkan kebohongannya.

"Saya dengan sangat memohon maaf kepada pak Prabowo, terutama Pak Prabowo Subianto yang kemarin dengan tulus membela saya," kata Ratna.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Akui tidak Menjadi Korban Penganiayaan

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA