Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

KPU Minta Timses Prabowo Segera Laporkan Pengganti Ratna

Senin 08 Oct 2018 13:03 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Bayu Hermawan

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (kiri)

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (kiri)

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
KPU meminta Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi melaporkan pengganti Ratna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan meminta badan pemenangan nasional capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, segera melaporkan perubahan komposisi tim kampanyenya. Sebab, badan pemenangan nasional disebut sudah menemukan pengganti Ratna Sarumpaet.

"Kami tunggu informasi tersebut disampaikan (kepada KPU). Sebab perubahan tim kampanye harus disampaikan. Termasuk jika ada perubahan komposisi tim kampanye nasional," ujar Wahyu kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/10).

Hingga saat ini, KPU belum menerima pemberitahuan secara resmi tentang siapa pengganti Ratna Sarumpaet sebagai salah satu juru bicara tim sukses Prabowo-Sandiaga tersebut.  KPU masih tetap memberikan waktu untuk melaporkan perubahan dalam struktur tim kampanye.

"Itu menjadi urusan rumah tangga tim kampanye nasional masing-masing. Mereka boleh mengganti orang, menambah orang, atau mengurangi orang sepanjang itu disampaikan kepada KPU dan Bawaslu," lanjut Wahyu.

Sebelumnya, dalam konferensi pers pada Rabu (3/10) pekan lalu, calon presiden Prabowo Subianto, menyatakan meminta Ratna Sarumpaet mundur dari badan pemenangan nasional. Permintaan ini merupakan konsekuensi atas berita hoaks yang dibuat oleh Ratna.

Sebagaimana diketahui, sempat beredar kabar aktivis Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tidak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018.Ratna mengaku dianiaya sejumlah orang usai menghadiri pertemuan internasional bersama dua rekannya warga negara asing saat menuju Bandara Husein Sastranegara.Usai aparat kepolisian menyatakan tidak menemukan fakta, saksi maupun informasi terkait penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet. Kemudian pada Rabu siang, Ratna memohon maaf lantaran telah menyampaikan kebohongan terkait dengan informasi pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, setelah Ratna Sarumpaet resmi diberhentikan, nama Gamal Albinsaid disebut menggantikan posisi sebagai salah satu juru bicara. Kabar tentang penunjukan Gamal mulai tersiar sejak pekan lalu. Selama ini,sosok Gamal dikenal sebagi dokter sekaligus motivator.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA