Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Kiai Ma'ruf Minta Doa dan Dukungan Santri di Pilpres 2019

Selasa 23 Oct 2018 00:16 WIB

Red: Andri Saubani

Musytasar PBNU yang juga Cawapres, Ma'ruf Amin menghadiri penutupan Festival Tajug dalam rangka Hari Santri Nasional 2018 di Alun-alun Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Senin (22/10).

Musytasar PBNU yang juga Cawapres, Ma'ruf Amin menghadiri penutupan Festival Tajug dalam rangka Hari Santri Nasional 2018 di Alun-alun Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Senin (22/10).

Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Kiai Ma'ruf Amin kemarin mengunjungi Cirebon dalam rangka penutupan Festival Tajug.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin meminta doa restu kepada para santri yang berada di Cirebon, Jawa Barat. Ia pun berpesan para santri jangan berkecil hati.

"Saya mohon restu mohon dukungan, mudah-mudahan kalau kali ini saya datang sebagai calon wakil presiden dan mudah-mudahan saya datang lagi ke Cirebon sebagai wakil presiden," kata Ma'ruf Amin di Cirebon, Senin (22/10).

Ma'ruf Amin datang ke Cirebon dalam rangka penutupan Festival Tajug yang digelar oleh PBNU bekerja sama dengan Keraton Kasepuhan Cirebon. Dia juga mengingatkan kepada para santri jangan sampai minder. Karena santri bisa jadi apa saja, ada yang jadi presiden, menteri, pengusaha dan lainnya.

Untuk itu di Hari Santri Nasional ini semua harus tetap percaya diri dan jangan patah semangat. "Saya ingin memberikan semangat kepada santri. Para santri jangan merasa kecil hati, jangan merasa rendah diri karena santri itu yakin harus bisa jadi apa saja," ujarnya.

"Bisa jadi kyai, bisa jadi pengusaha, wakil gubernur dan bahkan ada dua wakil gubernur yang dari santri, menteri, bisa menjadi Presiden, saya santri bisa menjadi wakil presiden," lanjutnya.

Ma'ruf Amin menambahkan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ini, santri harus bisa menjaga keutuhan negara dari kelompok yang mencoba merusaknya. "Semangat HSN ini untuk mengawal dan menjaga negara, maka sekarang ini menjaga negara dengan upaya menjaga keutuhan NKRI, karena ada yang mencoba merusaknya," katanya

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA