Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Zulkifli: ICMI Pelopor Pemilu Damai

Jumat 07 Des 2018 11:55 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menjadi pembicara di ajang Silaknas ICMI di Bandar Lampung, Jumat (7/12)

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menjadi pembicara di ajang Silaknas ICMI di Bandar Lampung, Jumat (7/12)

Foto: Mursalin Yasland/Republika
Pemilu itu salah satu cara agar Indonesia mampu berdaulat dan berkeadilan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan mengatakan, kehadiran Ikatan Cendekiawan Muslim se-Islam (ICMI) dalam tahun politik ini, dapat menjadi pelopor pemilu damai menjelang pesta demokrasi tahun depan. "ICMI jadi pelopor ajak rakyat pemilu damai, pemilu yang menggembirakan, bersahabat. Kompetisi yang penuh persahabatan," kata Zulkifli Hasan pada Silaknas ICMI di Universita Bandar Lampung, Jumat (7/12).

Menurut dia, pemilu itu salah satu cara agar Indonesia mampu berdaulat dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Pemilu itu sederhana, senang, bahagia, bagus lanjutkan. Jangan kita berkelahi," kata Zulkifli.

Ia mengatakan peran ICMI sangat ditunggu umat Islam, agar menjadi cahaya dan menemukan pencerahan. Umat Islam punya kesadaran penuh, agar dapat menjadi kekuatan yang besar dalam politik.

Menurut dia, umat Islam bukan dilihat dari ukuran dan jumlah, tapi yang terpenting bisa mengonversi dalam kekuatan politik ekonomi. "Indonesia tak akan maju tanpa umat Islam," ujarnya.

Mengenai demokrasi nasional yang praktiknyan baru 20 tahun terakhir, dia mengatakan, banyak kemajuan. Ia optimistis dapat berkembang lebih baik lagi, meski masih hanya terbatas di kota-kota besar saja demokrasi berjalan lebih baik.

Menurut dia, perlu peran kita memberikan pendidikan politik kepada masyarakat bukan saja kepada partai politik. Bila parpol sudah milik konglomerat maka akan sulit berkembang dan juga bila menguasai parpol juga berbahaya sekali dalam meruntuhkan demokrasi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA