Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Dedi Mulyadi: Jokowi Sosok Manusia Indonesia Sempurna

Kamis 28 Feb 2019 13:06 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Indira Rezkisari

Ketua TKD Jabar, Dedi Mulyadi.

Ketua TKD Jabar, Dedi Mulyadi.

Foto: Dok Pribadi
Dedi menllai kesempurnaan Jokowi lewat sosok keluarganya.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Capres 01 Joko Widodo sebagai sosok manusia Indonesia yang sempurna. Hal itu disampaikannya dalam deklarasi dukungan relawan Kiai dan Santri (Kisan) di Kabupaten Pangandaran pada Kamis, (28/2).

Dedi menjelaskan alasan kesempurnaan Jokowi karena punya keluarga ideal. Jokowi dipandang mampu menjadi kepala keluarga yang harmonis. Anak-anak Jokowi memilih bekerja sendiri walau ayahnya seorang Presiden.

"Jokowi sosok manusia sempurna menurut ukuran Indonesia. Sempurna jadi kepala keluarga, anak kerja sendiri, punya cucu, keluarganya jalan-jalan di dalam negeri. Kesederhanaannya itu loh," katanya, disambut tepuk rangan relawan.

Ia menambahkan Jokowi punya istri yang penurut tanpa ikut campur urusan sang suami. Ibu kandung Jokowi pun, sambung dia sosok ikhlas dan rendah hati. Ibu Jokowi juga tak marah-marah saat anaknya dituduh anti-Islam dan PKI.

"Biasanya istri dominasi, kadang ikut ngatur suami. Tapi Bu Iriana nggak ngatur-ngatur, diam aja mendoakan suami. Ibunya (Jokowi) nggak ngambek anaknya disebut PKI," ujar Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu.

Di sisi lain, mantan bupati Purwakarta itu menilai kesederhanaan Jokowi patut dipertimbangkan agar memilih Jokowi. Apalagi Jokowi merupakan pemimpin yang lahir dari keluarga biasa. Menurutnya, Jokowi perlu melanjutkan kepemimpinan untuk mematahkan stigma bahwa negara ini hanya milik segelintir elite saja.

"Ini baru pertama terjadi Presiden dari kalangan rakyat jelata. Jokowi butuh lanjutkan kekuasaan untuk jadi tradisi bahwa negeri ini bisa dipimpin rakyat biasa yang bukan Jenderal, konglomerat dan anak tokoh hebat. Agar negeri ini tidak didominasi orang yang itu-itu saja," ungkapnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA