Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Kiai Maruf akan Gelar Festival Kebudayaan di Berbagai Negara

Ahad 17 Mar 2019 22:39 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Friska Yolanda

Cawapres No 01 KH Ma'ruf Amin saat mengikuti debat Cawapres Pilpres 2019 di Jakarta, Ahad (17/3).

Cawapres No 01 KH Ma'ruf Amin saat mengikuti debat Cawapres Pilpres 2019 di Jakarta, Ahad (17/3).

Foto: Republika/Prayogi
Jokowi-Ma'ruf ingin bangnun gedung pertunjungan seperti di Sydney, Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin akan menggelar Festival Lebuadayaan di berbagai negara jika berhasil menjadi Wakil Presiden periode 2019-2024. Hal ini sebagai upaya untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke masyarakat dunia. 

Kiai Ma'ruf mengatakan, pihaknya terus mendorong untuk mengembangkan kebudayaan melalui ekonomi kreatif. Karena itu, menurut dia, pemerintahan Jokowi saat ini sudah membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).  

Baca Juga

"Dengan badan ekonomi kreatif ini kita akan mengembangkan kebudayaan dan kita adakan festival kebudayaan di berbagai negara di dunia," ujar Kiai Ma'ruf dalam debat ketiga Pilpres 2019 di Hotel Sultan Jakarta, Ahad (17/3) malan. 

Bahkan, Kiai Ma'ruf berjanji dirinya dan Jokowi ke depannya akan membangun gedung pertujukan seperti opera di Sidney, Australia. "Ini adalah cita-cita besar yang ingin kami kemukakan dan insyaAllah kami juga akan membangun semacam opera seperti operasi yang ada di Sidney," kata Kiai Ma'ruf. 

Rencana program Kiai Ma'ruf itupun mendapat apresiasi dari budayawan Aceh, Tarmizi Abdul Hami. Menurut dia, festival kebudayaan memang perlu dilakukan saat ini untuk memperkenalkan budaya Indonesia yang sangat kaya. 

"Harus direkontruksikan untuk membangun budaya Indonesia yang sangat kaya. Jadi ketiga ada program Bapak Ma'ruf Amin dari sisi itu. Apalagi ke seluruh dunia. Saya rasa apresiasi itu. Tapi ini masih perencanaan. Karena itu setidaknya harus dinyatakan itu pun kalau beliau bisa menang," kata Tarmizi saat dihubungi Republika.co.id. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA