Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

KPU Purwakarta Temukan 1.504 Surat Suara Rusak

Selasa 19 Mar 2019 20:16 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Muhammad Hafil

Surat Suara Pemilu Rusak: Petugas menunjukkan surat suara pemilihan presiden yang rusak di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (26/2).

Surat Suara Pemilu Rusak: Petugas menunjukkan surat suara pemilihan presiden yang rusak di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (26/2).

Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Surat suara yang rusak akan dilaporkan ke KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- KPU Kabupaten Purwakarta melansir, ada 1.504 lembar surat suara untuk kebutuhan pemilu pada 17 April dalam kondisi rusak. Surat suara itu tidak bisa digunakan pada saat hari pencoblosan nanti. Ribuan surat suara yang rusak itu yaitu untuk pemilihan presiden/wakil presiden, pemilihan DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten.

Ketua KPU Kabupaten Purwakarta Ahmad Ikhsan Faturrahman mengatakan, surat suara yang keterima oleh pihaknya ini sebanyak 3.512.214 lembar. Sepekan yang lalu, surat suara itu sudah memasuki tahap pelipatan dan penyortiran. Dari total 3,5 juta lembar itu, 1.504 lembar di antaranya dalam kondisi tidak layak pakai.

"Surat suara yang rusak ini sudah kami laporkan ke pusat," ujar Ahmad, Selasa (19/3).

Adapun perinciannya, yaitu surat suara untuk pilpres yang rusak dan tidak bisa digunakan sebanyak 508 lembar. Lalu, surat suara yang baik dan bisa digunakan saat pemilu nanti sebanyak 700.034 lembar.

Surat suara untuk DPD RI yang rusak sebanyak 145 lembar, serta yang dalam kondisi baiknya 700.697 lembar. Untuk surat suara, pemilu DPR RI Dapil Jawa Barat VII, yang mengalami kerusakan sebanyak 293 lembar. Sedangkan, yang dalam kondisi baiknya sebanyak 702.292 lembar.

Surat suara untuk pemilu DPRD Provinsi Jabar Dapil 10 rusak sebanyak 278 lembar. Terakhir, surat suara DPRD Kabupaten Purwakarta rusak 280 lembar, sedangkan yang dalam keadaan baik yaitu sebanyak 701.221 lembar.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA