Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Zulkifli: Keadilan Gender Agenda Utama Kami

Kamis 21 Mar 2019 17:51 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan dalam sambutannya di acara

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan dalam sambutannya di acara "2019: Zaman Emak-Emak" di Hotel Sahid Jaya Makassar, Kamis (21/3).

Foto: Istimewa
kader PAN untuk memperjuangkan pengarusutamaan gender dalam setiap kebijakan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, angkat bicara soal pergantian Wakil Ketua DPR RI yang sebelumnya dijabat oleh Taufik Kurniawan. Dia ingin mendorong kader perempuan untuk mengisi jabatan tersebut.

"Saya mau bicara sama Pak Taufik. Mudah-mudahan semuanya setuju. Saya ingin Wakil Ketua DPR, lembaga tinggi negara perempuan. MPR tidak ada. Kami ingin ada di pimpinan DPR perempuan satu-satunya, itu adalah kader PAN," kata Zul Hasan dalam acara "2019: Zaman Emak-Emak" di Hotel Sahid Jaya Makassar, dalam rilisnya, Kamis (21/3).

Zulkifli juga menyampaikan dua belas perintah tentang Keadilan Gender yang harus dipegang oleh kader partainya. Dia ingin gender mainstreaming menjadi agenda utama kampanye PAN dalam pemilu ini.

"Wajib bagi semua kader PAN untuk memperjuangkan pengarusutamaan gender dalam setiap kebijakan atau regulasi. Bagi PAN, manakala keadilan gender diabaikan dalam kebijakan dan regulasi. Maka, cacat moral lah regulasi itu," kata Zulkifli.

Dia juga menegaskan keadilan gender merupakan bagian dari identitas partainya. Zulkifli ingin semua calon anggota legislatif PAN memahami nilai-nilai tersebut.

"Wajib bagi segenap kader PAN menjadi pembela emak-emak yang memperjuangkan kebenaran, kewarasan, kebaikan, dan kebajikan. Wajib bagi seluruh kader PAN untuk membuat emak-emak bahagia," tambah Ketua MPR RI ini.

Dia yakin kelompok perempuan akan memberikan dukungan yang besar. PAN akan berkomitmen menjadi partai yang secara tegas memperjuangkan aspirasi kelompok perempuan di Indonesia.

"Dengan jati diri itu, PAN menjadi penyambung lidah emak-emak. Dengan jati diri itu, PAN dan emak-emak semestinya saling jatuh cinta," tutup Zulkifli.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA