Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Hasto: Panggung Cerminkan Kedekatan Jokowi dengan Rakyat

Sabtu 23 Mar 2019 16:30 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyapa pendukungnya saat Deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono, DI Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019).

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyapa pendukungnya saat Deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia di Stadion Kridosono, DI Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019).

Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
Kampanye terbuka Jokowi mengusung tema Bineka Tunggal Ika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristyanto, mengatakan mayoritas rancangan panggung kampanye terbuka Capres Joko Widodo akan menggambarkan kedekatan Jokowi dengan masyarakat Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan Filosofi Jokowi.

Baca Juga

"Kami akan menampilkan panggung kampanye terbuka dengan menunjukkan filosofi Pak Jokowi yang dekat dengan rakyat," kata Hasto di Posko Cemara Jakarta, Sabtu.

Hasto juga mengungkapkan kampanye terbuka Jokowi akan mengusung tema-tema bineka tunggal ika dan Indonesia sentris melalui rancangan.

Semua rancangan juga dikatakan Hasto menceriminkan kekuatan gotong royong nasional. Selain itu TKN juga akan memunculkan unsur agama, kebudayaan, dan pendidikan dalam kampanye terbuka. "Bagaimana pemimpin memberikan arah dan dukungan kepada anak-anak muda dan orang tua untuk semua bergerak bersama membangun Indonesia," jelas Hasto.

Hasto mengatakan, kampanye terbuka Jokowi juga akan menampilkan hiburan untuk membangun kegembiraan politik. "Kalau ingat dengan pembukaan Asian Games 2018, panggung-panggung kampanye Pak Jokowi juga akan banyak memunculkan elemen-elemen mengejutkan seperti itu," kata Hasto.

Kampanye terbuka Capres Joko Widodo akan mulai dilaksanakan pada Ahad (24/3) di Ciceri, Kota Serang, Provinsi Banten. 

Pada kampanye terbuka pertama ini Jokowi akan didampingi Cawapres Maruf Amin dan sejumlah juru kampanye nasional yang berasal dari unsur tokoh agama, sukarelawan, pimpinan parpol, dan menteri Kabinet Kerja yang sudah mengajukan cuti.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA