Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Puluhan Ribu Orang Hadiri Kampanye Prabowo di Makassar

Ahad 24 Mar 2019 21:07 WIB

Red: Ratna Puspita

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa simpatisannya saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (24/3/2019). Kampanye terbuka calon presiden nomor dua tersebut dihadiri ribuan simpatisannya dan dalam orasi politik Prabowo meminta agar seluruh simpatisannya menjaga kedamaian dan keamanan pada Pilpres 2019.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa simpatisannya saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (24/3/2019). Kampanye terbuka calon presiden nomor dua tersebut dihadiri ribuan simpatisannya dan dalam orasi politik Prabowo meminta agar seluruh simpatisannya menjaga kedamaian dan keamanan pada Pilpres 2019.

Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang
Prabowo-Sandi akan memperjuangkan agar kekayaan Indonesia kembali ke tangan rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Kampanye akbar calon presiden, Prabowo Subianto, dihadiri ribuan orang, di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (24/3). Pada kesempatan, Prabowo menyampaikan semangat warga Sulawesi Selatan yang begitu luar biasa menyambut dia sejak tiba hingga saat berkampanye di kota bertajuk angin mamiri itu.

"Ewako, orang Sulawesi Selatan kecil-kecil tapi kalau sudah bangkit luar biasa. Satgasnya luar biasa, bahkan emak-emaknya, tangan kalian keras-keras, sampai menarik baju saya. Tapi terima kasih ini luar biasa," papar Prabowo kepada massa.

Baca Juga

Mantan komandan Kopasus TNI AD itu juga menyebut Koalisi Indonesia Adil Makmur bersama Parpol Gerindra, Demokrat, PAN dan Berkarya menjanjikan perubahan. Koalisi Prabowo-Sandi akan memperjuangkan agar kekayaan Indonesia kembali ke tangan rakyat, dengan beralasan kekayaan itu hanya dikuasi segelintir orang saja.

Ia juga menyebut pihaknya telah membentuk tim pakar untuk menganalisis sejumlah persoalan bangsa. Bahkan, ia menyebut ada kebocoran anggaran Rp1 triliun per tahun.

Kendati demikian, Prabowo tidak merinci kebocoran anggaran tersebut berasal dari mana termasuk data-data validnya juga tidak disebutkan. Ia juga menyinggung kebijakan impor yang dilakukan pemerintah sekarang ini, dan bila terpilih tidak akan mengimpor kalau tidak dalam keadaan terpaksa.

Usai menyampaikan orasi politiknya, Prabowo bersama rombongan kemudian turun dari panggung dan berada di kerumunan massa lalu diatar untuk naik ke mobil yang telah disiapkan di tengah Lapangan Karebosi selanjutnya meninggalkan lokasi kampanye.  

Kampanye dihadiri sejumlah tokoh nasional dan Sulawesi Selatan, di antaranya Erwin Aksa, Ja'far Hapsah, mantan Gubenur Sulawesi Selatan, Amin Syam, mantan Bupati Sinjai, Rudianto Asapa, Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan, Idris Manggabarani, sejumlah caleg DPR, DPRD provinsi dan kabupaten kota serta petinggi parpol pengusung dan undangan lainnya.

Libatkan anak

photo

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa simpatisannya saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (24/3/2019). (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Kampanye Akbar calon presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, diduga melibatkan anak-anak di bawah umur. Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah orang tua para pendukung Prabowo terlihat membawa anak-anak mereka yang rata-rata didominasi emak-emak.

"Tidak ada yang jaga di rumah, makanya kami bawa, kasihan kalau ditinggal, sekalian jalan-jalan dan mau liat langsung pak Prabowo," ujar Asti saat ditanya media.

Terlihat pula tim Panitia Pengawasan Kecamatan mengawasi sembari mengabadikan gambar sejumlah emak-emak membawa anaknya ikut serta berkampanye. Komisioner Bawaslu Makassar Zulfikarnain sedang menunggu laporan resmi tim lapangan.

"Hasil pengawasan sementara. Terdapat beberapa dugaan pelanggaran. Nanti malam kami baru rapatkan apakah terdapat dugaan pelanggaran, dan lanjut di investigasi," kata dia saat dikonfirmasi terkait dengan adanya dugaan pelanggaran pemilu membawa atau melibatkan anak-anak berkampanye.

Bila nantinya laporan tersebut ditindaklanjuti dengan status di investigasi maka tentu Bawaslu akan mengundang pihak yang terkait, termasuk tim pelaksana kampanye. "Kami akan undang untuk memberikan klarifikasi termasuk tim pelaksana kampanyenya," ujar pria akrab disapa Zul ini.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA