Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

KPU Jabar Targetkan Awal April Distribusi Logistik Selesai

Senin 25 Mar 2019 22:38 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Andi Nur Aminah

Ratusan warga tengah menyortir dan melipat surat suara pemilu 2019 di Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung di Kampung Sawah, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (14/3).

Ratusan warga tengah menyortir dan melipat surat suara pemilu 2019 di Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung di Kampung Sawah, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (14/3).

Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Sampai hari ini proses penyortiran surat suara pemilu masih dilakukan oleh KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus melakukan pendistribusian logistik pemilu serentak. KPU Jabar menargetkan pendistribusian logistik pemilu ini akan rampung pada awal April besok. “Awal April ini kami targetkan selesai,” kata Komisioner KPU Jabar, Nina Yuningsih saat dihubungi Republika.co.id, Senin (25/3).

Baca Juga

Nina menerangkan, sampai hari ini proses penyortiran surat suara pemilu masih dilakukan oleh KPU. Hampir di setiap wilayah kata dia, melaporkan adanya kerusakan dalam surat suara tersebut. “Kerusakan itu merata, hampir dari setiap daerah ada (laporan surat suara rusak),” kata Nina.

Hanya saja sambungnya, kerusakan yang disebabkan oleh percetakan ini tidak begitu besar. Misalnya dari satu dus yang berisi 500 surat suara hanya ada lima surat suara yang mengalami kerusakan diakibatkan dari proses pencetakan. “Dari satu surat suara yang kita terima hanya 800 hingga 900 lembar (yang rusak). Itu kan 0,0 persen, persentasenya kecil, jadi kerusakan dari keseluruhan yang kita terima tidak melebihi dari satu persen rata-rata,” jelas Nina.
 
Untuk diketahui, sebelumnya Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan ada ribuan kertas suara yang rusak di wilayahnya pada saat dilakukan proses penyortiran dan pelipatan. Yakni ditemukan aurat suara untuk pencoblosan DPR RI rusak mencapai 5.403 kertas, untuk DPRD Provinsi mencapai 3.490 kertas, untuk DPRD Kabupaten Bandung mencapai 3.742, dan DPD RI mencapai 4.806 kertas.

Ketua KPU Kabupaten Garut Junaidi Basri mengatakan, pada saat proses penyortiran menemukan 1.942 lembar surat yang rusak. Serta kekurangan 2.414 lembar surat suara. “Jadi totalnya dengan semua ada 4.000 surat suara yang kurang,” kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA