Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Ini Dia Makna Politik Putih Jokowi

Selasa 26 Mar 2019 11:14 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andi Nur Aminah

Suasana kampanye Calon Presiden (Capres) RI Nomor Urut 1, Joko Widodo (Jokowi) di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin (25/3).

Suasana kampanye Calon Presiden (Capres) RI Nomor Urut 1, Joko Widodo (Jokowi) di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin (25/3).

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Jokowi ingin mengedepankan politik kebenaran dengan simbolisasi warna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) mengungkapkan, dalam kampanye di Banten dan Jawa Timur, calon presiden (capres) Jokowi kerap mengangkat perihal warna putih. TKN menegaskan, hal itu dilakukan guna menunjukan komitmen untuk mengedepankan politik kebenaran dengan simbolisasi warna.

Baca Juga

"Putih adalah cermin kebersihan nurani yang menyebabkan alam pikir berkreasi dan berdaya cipta dengan segala sesuatu hal yang baik," kata Sekretaris TKN KIK Hasto Kristiyanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (26/3).

Hasto mengatakan, putih adalah cermin politik berkeadaban, antitesa politik hoaks dan fitnah yang berwarna hitam. Dia melanjutkan, atas dasar kontrasting warna tersebut, maka sangat tepat ketika di dalam setiap kampanye, Jokowi selalu menegaskan bahwa Putih adalah Kita.

"'Putih adalah Kita' kini semakin bergaung nyaring sebagai kekuatan moral melawan politik hitam. Kami akan berjuang dengan sepenuh hati melalui kekuatan moral politik putih ini," kata Hasto lagi.

Atas seruan Jokowi tersebut, Sekretaris Jendral PDIP itu melanjutkan, setiap Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) dan saksi serta seluruh simpatisan dan pendukung 01 diserukan untuk terus bergerak dengan baju putih. Hal ini sebagaimana kostum yang kerap digunakan Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Putih tidak bisa dipakai oleh orang yang berkelakuan hitam. Apa itu kelakuan hitam? Fitnah, bicara tanpa budi pekerti, hoaks dan berbagai bentuk racun peradaban yang anti kemanusiaan"," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA